Imbas Virus Corona, Turis Asal Tiongkok di Bali Menurun Drastis

Denpasar, IDN Times - Turis asal Tiongkok di Bali menurun drastis, setelah muncul teror virus Corona. Virus yang telah menewaskan lebih dari 100 orang itu bersumber dari Wuhan, Tiongkok.
Gubernur Bali Wayan Koster mengungkapkan jumlah kunjungan turis asal Tiongkok turun hingga lebih dari 3.000 wisatawan. Penurunan ini terjadi sejak heboh kasus virus Corona.
1. Bali siap siaga untuk mencegah masuknya virus Corona

Menghadapi teror virus Corona, kata Wayan, Bali menyiagakan alat deteksi suhu panas di Bandara I Gusti Ngurah Rai dan pelabuhan. Namun hingga kini belum ada wisatawan yang masuk ke Bali terdeteksi virus Corona.
Menurut Wayan, isu virus Corona yang meresahkan turis-turis mancanegara mengakibatkan pariwisata terganggu, dan membuat kunjungan turis ke Bali mengalami penurunan.
2. Gubernur Bali berupaya mencegah penurunan jumlah turis mancanegara

Menurunnya jumlah turis ke Bali, kata Wayan, tentunya berpengaruh pada struktur perekonomian, baik bagi masyarakat maupun negara.
"Tentunya, kami berusaha agar tidak terjadi penurunan turis dari negara-negara lainnya ke Bali," kata dia, seperti dilansir Antara, Rabu (29/1).
Wayan mengatakan lebih dari 50 persen perekonomian di Bali disumbang pariwisata.

3. Bali penyumbang turis mancanegara terbesar di Indonesia

Wayan menyebut mayoritas turis mancanegara datang ke Bali karena ingin menikmati pariwisatanya. Hampir 39 persen turis yang mengunjungi Indonesia masuknya dari Bali. Sehingga Bali andil besar sebagai menyumbang perekonomian Indonesia.
Bali, kata Wayan, hanya mengandalkan sektor pariwisata untuk sumber perekonomian, karena Bali tak mempunyai minyak, batu bara, maupun emas. Bali mempunyai daya tarik karena budayanya.



















