Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Imbas Virus Corona, Turis Asal Tiongkok di Bali Menurun Drastis

Imbas Virus Corona, Turis Asal Tiongkok di Bali Menurun Drastis
Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Lombok International Airport (LIA) mengoperasikan alat deteksi suhu tubuh atau "thermoscan" di terminal kedatangan domestik Bandara LIA di Praya, Lombok Tengah, NTB, Minggu (26/1/2020). ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi

Denpasar, IDN Times - Turis asal Tiongkok di Bali menurun drastis, setelah muncul teror virus Corona. Virus yang telah menewaskan lebih dari 100 orang itu bersumber dari Wuhan, Tiongkok.

Gubernur Bali Wayan Koster mengungkapkan jumlah kunjungan turis asal Tiongkok turun hingga lebih dari 3.000 wisatawan. Penurunan ini terjadi sejak heboh kasus virus Corona.

1. Bali siap siaga untuk mencegah masuknya virus Corona

Sejumlah penumpang melewati alat pemindai suhu tubuh yang dipasang di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Minggu (26/1/2020). (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)
Sejumlah penumpang melewati alat pemindai suhu tubuh yang dipasang di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Minggu (26/1/2020). (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

Menghadapi teror virus Corona, kata Wayan, Bali menyiagakan alat deteksi suhu panas di Bandara I Gusti Ngurah Rai dan pelabuhan. Namun hingga kini belum ada wisatawan yang masuk ke Bali terdeteksi virus Corona.

Menurut Wayan, isu virus Corona yang meresahkan turis-turis mancanegara mengakibatkan pariwisata terganggu, dan membuat kunjungan turis ke Bali mengalami penurunan.

2. Gubernur Bali berupaya mencegah penurunan jumlah turis mancanegara

Sejumlah penumpang berjalan di area pemindaian suhu tubuh di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Minggu (26/1/2020). (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)
Sejumlah penumpang berjalan di area pemindaian suhu tubuh di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Minggu (26/1/2020). (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

Menurunnya jumlah turis ke Bali, kata Wayan, tentunya berpengaruh pada struktur perekonomian, baik bagi masyarakat maupun negara.

"Tentunya, kami berusaha agar tidak terjadi penurunan turis dari negara-negara lainnya ke Bali," kata dia, seperti dilansir Antara, Rabu (29/1).

Wayan mengatakan lebih dari 50 persen perekonomian di Bali disumbang pariwisata.

(IDN Times/Arief Rahmat)
(IDN Times/Arief Rahmat)

3. Bali penyumbang turis mancanegara terbesar di Indonesia

Petugas Karantina Kesehatan memeriksa suhu tubuh wisatawan asal China (kiri) yang baru mendarat di bandara DEO Kota Sorong, Papua Barat, Minggu (26/1/2020). (ANTARA FOTO/Olha Mulalinda)
Petugas Karantina Kesehatan memeriksa suhu tubuh wisatawan asal China (kiri) yang baru mendarat di bandara DEO Kota Sorong, Papua Barat, Minggu (26/1/2020). (ANTARA FOTO/Olha Mulalinda)

Wayan menyebut mayoritas turis mancanegara datang ke Bali karena ingin menikmati pariwisatanya. Hampir 39 persen turis yang mengunjungi Indonesia masuknya dari Bali. Sehingga Bali andil besar sebagai menyumbang perekonomian Indonesia.

Bali, kata Wayan, hanya mengandalkan sektor pariwisata untuk sumber perekonomian, karena Bali tak mempunyai minyak, batu bara, maupun emas. Bali mempunyai daya tarik karena budayanya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rochmanudin Wijaya
EditorRochmanudin Wijaya

Related Articles

See More

Dugaan Eksploitasi Anak oleh WNA Jepang, Interpol Diminta Terlibat

19 Mei 2026, 17:25 WIBNews