Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Istana Minta Penanganan Karhutla Dipercepat
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi (IDN Times/Ilman Nafi'an)
  • Presiden Prabowo Subianto belum berencana mencopot pejabat yang dinilai gagal menangani karhutla.
  • Pemerintah memprioritaskan percepatan penanganan kebakaran serta mendukung kebutuhan pemerintah daerah dan tim pemadam.
  • Operasi Modifikasi Cuaca telah disiapkan, tetapi pelaksanaannya bergantung pada kondisi awan yang memungkinkan hujan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Selasa (11/8/2026)

Prasetyo Hadi menyatakan Presiden Prabowo Subianto belum berencana mencopot pejabat yang dinilai gagal menangani karhutla. Pemerintah masih fokus mempercepat penanganan kebakaran.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pemerintah fokus mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan serta belum merencanakan pencopotan pejabat yang dinilai gagal.
  • Who?
    Presiden Prabowo Subianto, Mensesneg Prasetyo Hadi, pemerintah daerah, BNPB, Manggala Agni Kementerian Kehutanan, pemerintah provinsi, dan Balai Taman Nasional.
  • Where?
    Istana Merdeka, Jakarta, dengan dukungan penanganan termasuk untuk kebakaran di kawasan Bromo.
  • When?
    Selasa (11/8/2026).
  • Why?
    Pemerintah ingin kebakaran segera diatasi. Prasetyo juga menyebut El Nino cukup kuat dan cuaca cukup kering.
  • How?
    Pemerintah memberi dukungan kebutuhan tim dan daerah, meminta kewaspadaan masyarakat, serta menyiapkan Operasi Modifikasi Cuaca sesuai kondisi awan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Presiden Prabowo belum mau mencopot pejabat yang dinilai gagal menangani kebakaran hutan dan lahan. Pak Prasetyo Hadi bilang pemerintah sedang fokus memadamkan api cepat-cepat. Pemerintah membantu tim pemadam, BNPB, dan daerah. Mereka juga menyiapkan cara membuat hujan, tetapi harus menunggu awan yang cocok.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Fokus pemerintah pada percepatan penanganan karhutla menunjukkan dukungan bagi pemerintah daerah dan tim yang bekerja di lapangan. Kebutuhan penanganan juga melibatkan BNPB, Manggala Agni Kementerian Kehutanan, pemerintah provinsi, serta Balai Taman Nasional. Persiapan OMC turut dilakukan sambil menyesuaikan kondisi teknis awan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengatakan, Presiden Prabowo Subianto belum ada rencana mencopot pejabat yang dinilai gagal menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Prasetyo mengatakan, pemerintah saat ini masih fokus mempercepat penanganan karhutla agar kebakaran dapat segera diatasi.

"Kita belum sampai ke arah sana yang penting kita konsentrasi dulu secepatnya untuk itu bisa diatasi," kata dia kepada jurnalis di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (11/8/2026).

1. Pemerintah pusat dukung penanganan karhutla

Penanganan karhutla di Gunung Bromo. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Prasetyo mengatakan, Presiden Prabowo telah meminta pemerintah segera mengatasi karhutla. Pemerintah pusat juga memberikan dukungan penuh terhadap kebutuhan pemerintah daerah dan tim yang menangani kebakaran.

Dukungan tersebut diberikan kepada pemerintah daerah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Manggala Agni Kementerian Kehutanan, pemerintah provinsi, hingga Balai Taman Nasional yang menangani kebakaran di kawasan Bromo.

Prasetyo juga meminta masyarakat memberikan dukungan kepada tim yang bekerja memadamkan api. Sebab, sejumlah petugas mengalami sakit setelah terlalu lama menghirup asap saat bertugas.

"Jadi masalah karhutla ini marilah itu menjadi ini kita bersama-sama semua gitu. Kita tidak bisa membantu di lapangan, kita bantu dengan doa, dengan support. Tidak mudah," ujar dia.

2. Masyarakat diminta waspadai potensi kebakaran

Karhutla di Gunung Bromo semakin meluas. (Dok. BB TNBTS)

Prasetyo juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap aktivitas yang dapat memicu kebakaran. Dia mencontohkan kejadian di kawasan Bromo Tengger yang sebelumnya pernah dipicu aktivitas pemotretan pre-wedding.

"Nah, jadi yang begitu-begitu mari kita semua mawas diri karena memang kali ini El Nino-nya cukup kuat dan cuaca cukup kering gitu," kata dia.

3. OMC disiapkan tapi bergantung pada kondisi awan

Pelaksanaan OMC yang dilakukan BNPB di wilayah Sumaters Selatan pada Selasa (4/8). Operasi dikendalikan dari Lanud Sri Mulyono Herlambang, Palembang. (Dok. BNPB)

Pemerintah juga menyiapkan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk mendukung penanganan karhutla. Namun, pelaksanaannya bergantung pada kondisi awan. Prasetyo mengatakan, berdasarkan penjelasan Kepala BMKG, tidak setiap kondisi awan memungkinkan OMC menghasilkan hujan.

Karena itu, pemerintah tetap menyiapkan seluruh kebutuhan OMC sambil menyesuaikannya dengan kondisi teknis di lapangan.

"Secara teknis penjelasan dari Kepala BMKG tidak selalu bisa didapati kondisi yang awannya memungkinkan untuk operasi modifikasi cuaca itu menghasilkan hujan. Ini masalah teknis sih. Tapi semuanya kita persiapkan dengan sebaik-baiknya," kata dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article