Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Jakarta Diprediksi Hujan Deras hingga Sangat Deras Hari Ini

Prakiraan Cuaca, Cuaca Jakarta, ilustrasi hujan
Sejumlah pengendara melintas di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, saat hujan melanda, Senin (19/1/2026). (IDN Times/Rochmanudin)
Intinya sih...
  • Sejumlah provinsi berpotensi dilanda hujan deras hingga angin kencang
  • Gubernur Pramono siapkan anggaran OMC sebulan untuk hadapi cuaca ekstrem
  • Cuaca ekstrem diprediksi sampai awal Februari
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan deras, sangat deras, dan angin kencang bakal melanda sebagian wilayah Indonesia, Rabu (28/1/2026). Salah satunya Provinsi DKI Jakarta yang diperkirakan akan dilanda hujan deras hingga sangat deras hari ini.

Sementara, beberapa daerah yang diperkirakan akan dilanda angin kencang antara lain Provinsi Banten, Jawa Timur, Kepulauan Bangka Belitung, Maluku, dan Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Sulawesi Selatan. Berikut prediksi potensi cuaca ekstrem yang dikutip dari laman resmi BMKG hari ini.

1. Daftar provinsi berpotensi dilanda hujan deras hingga angin kencang

Cuaca ekstrem
Ilustrasi cuaca ekstrem (IDN Times/Rochmanudin)

Daftar provinsi berpotensi dilanda hujan deras hingga angin kencang

No

Provinsi

Potensi

1

Bali

Hujan Lebat-Sangat Lebat

2

Banten

Hujan Lebat-Sangat Lebat
Angin Kencang

3

Bengkulu

Hujan Sedang-Lebat

4

DKI Jakarta

Hujan Lebat-Sangat Lebat

5

Daerah Istimewa Yogyakarta

Hujan Lebat-Sangat Lebat

6

Jambi

Hujan Sedang-Lebat

7

Jawa Barat

Hujan Lebat-Sangat Lebat

8

Jawa Tengah

Hujan Lebat-Sangat Lebat

9

Jawa Timur

Hujan Lebat-Sangat Lebat
Angin Kencang

10

Kalimantan Barat

Hujan Sedang-Lebat

11

Kalimantan Selatan

Hujan Sedang-Lebat

12

Kalimantan Tengah

Hujan Sedang-Lebat

13

Kalimantan Timur

Hujan Sedang-Lebat

14

Kalimantan Utara

Hujan Sedang-Lebat

15

Kepulauan Bangka Belitung

Angin Kencang

16

Lampung

Hujan Sedang-Lebat

17

Maluku

Angin Kencang

18

Maluku Utara

Hujan Sedang-Lebat

19

Nusa Tenggara Barat

Hujan Lebat-Sangat Lebat

20

Nusa Tenggara Timur

Hujan Lebat-Sangat Lebat
Angin Kencang

21

Papua

-

22

Papua Barat

Hujan Sedang-Lebat

23

Papua Pegunungan

Hujan Sedang-Lebat

24

Papua Tengah

Hujan Sedang-Lebat

25

Riau

Hujan Sedang-Lebat

26

Sulawesi Barat

Hujan Sedang-Lebat

27

Sulawesi Selatan

Hujan Sedang-Lebat
Angin Kencang

28

Sulawesi Tengah

Hujan Sedang-Lebat

29

Sulawesi Tenggara

Hujan Sedang-Lebat

30

Sulawesi Utara

-

31

Sumatra Barat

Hujan Sedang-Lebat

32

Sumatra Selatan

Hujan Sedang-Lebat

2. Pramono siapkan anggaran OMC sebulan untuk hadapi cuaca ekstrem

Pramono siapkan anggaran OMC sebulan untuk hadapi cuaca ekstrem
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota, Kamis (6/11/2025). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, sudah menyiapkan anggaran khusus untuk penanganan operasi modifikasi cuaca (OMC) selama satu bulan. Meski tidak menyebutkan jumlah anggaran untuk pelaksanaan OMC tersebut, Pramono memastikan OMC akan dilakukan apabila dibutuhkan.

"Pemerintah DKI Jakarta bersama dengan DPRD DKI Jakarta memang sudah mengalokasikan untuk satu bulan penuh anggarannya. Jadi kalau memang masih diperlukan, kami akan melakukan OMC," ujar Pramono di Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (27/1/2025).

3. Cuaca ekstrem diprediksi sampai awal Februari

Cuaca ekstrem diprediksi sampai awal Februari
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, di Balai Kota, Jumat (31/10/2025)/ IDN Times Dini Suciatiningrum

Pramono mengatakan, berdasarkan prediksi BMKG, cuaca ekstrem masih terjadi khususnya di Jakarta sampai 1 Februari mendatang. Untuk itu, OMC akan dilakukan untuk mengurangi dampak hujan yang deras.

"OMC sekali lagi kami melihat cuaca yang ada. Hasil BMKG memang sekarang ini ada kemungkinan sampai dengan tanggal 1 Februari cuacanya kurang lebih harus dilakukan OMC," ujar dia.

"Yang paling penting adalah untuk jangan sampai dampak curah hujan yang tinggi kemudian mengakibatkan banjir yang seperti kita rasakan beberapa hari yang lalu, maka itu yang akan kami lakukan," imbuh Pramono.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rochmanudin Wijaya
EditorRochmanudin Wijaya
Follow Us

Latest in News

See More

KPK Geledah Dinas Perkim, Sita Bukti Baru Kasus Wali Kota Madiun

28 Jan 2026, 09:31 WIBNews