Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kemenkominfo Tutup 11 Situs Penyebar Ajaran Radikalisme

Kemenkominfo Tutup 11 Situs Penyebar Ajaran Radikalisme
Sumber gambar: baluchsarmachar.wordpress.com
Share Article

Pasca ledakan yang terjadi di kawasan Sarinah Kamis (14/1) lalu, Kementerian Komunikasi dan Informatika langsung bergerak cepat. Pihak kementerian memutuskan untuk menutup 11 situs yang dianggap masuk dalam kategori penyebaran ajaran radikalisme. Mayoritas situs yang diblokir tersebut merupakan situs yang berada di Indonesia.

Default Image IDN
Default Image IDN

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara di Kantor Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan mengatakan bahwa pemblokiran situs tersebut dilakukan guna meminimalisir keresahan masyarakat terhadap sejumlah situs yang mengajarkan aksi radikal. Pasalnya, penyebaran ajaran radikal ini memang lebih mudah dilakukan di situs-situs internet.

Default Image IDN
Default Image IDN

Penyebaran ajaran radikal tersebut tidak hanya dilakukan di sejumlah situs, namun juga melalui sosial media. Saat menggunakan sosial media, para pelaku akan membuat banyak akun agar pergerakan lebih cepat. Sejumlah situs yang ditutup karena dianggap menyebarkan ajaran radikalisme di Indonesia antara lain adalah sebagai berikut:

www.bahrunnaim.co

www.dawlaislamiyyah.wordpress.com

www.keabsahankhilafah.blogspot.co.id

www.khilafahdaulahislamiyyah.wordpress.com

www.tapakrimba.tumblr.com

www.thoriquna.wordpress.com

www.tauhidjihad.blogspot.co.id

www.gurobabersatu.blogspot.co.id

www.bushro2.blogspot.co.id

www.mahabbatiloveislam.blogspot.co.id

www.azzam.in

Default Image IDN
Default Image IDN

Kemenkominfo juga telah mendapatkan informasi aduan dari masyarakat terkait sejumlah situs yang diduga menebarkan ajaran radikalisme. Jadi inilah yang menjadi dasar untuk segera melakukan penutupan. Sehingga kejadian teror tak akan terulang. 

Share Article
Topics
Editorial Team
Rizal
EditorRizal

Related Articles

See More

Dua Wisatawan Ditemukan Tewas di Taman Nasional Afrika Selatan

29 Mei 2026, 03:00 WIBNews