Lepas Ribuan Santri Gontor, Pramono Doakan Ponpes Lahirkan Pemimpin

- Gubernur DKI Jakarta melepas 1.024 santri ke Pondok Modern Darussalam Gontor, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
- Pondok Modern Darussalam Gontor telah melahirkan pemimpin nasional seperti Lukman Saifudin dan Hidayat Nur Wahid.
Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melepas 1.024 santri ke Pondok Modern Darussalam Gontor, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, di Monas, Selasa (8/4/2025).
Pramono mengatakan, Pondok Modern Darussalam Gontor telah banyak melahirkan santri-santri yang modern, berwawasan luas, serta menjadi pemimpin di tingkat nasional. Seperti mantan Menteri Agama Lukman Saifudin, mantan Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, dan masih banyak yang lainnya.
"Secara khusus saya mendoakan, mudah-mudahan Gontor tetap pada posisi dan perannya melahirkan pemimpin bangsa bagi republik ini," ujar Pramono.
1. Pramono harap santri Gontor jadi duta Jakarta

Ia mengatakan, peran aktif Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor Cabang Jakarta sangat berarti dalam mendukung proses pengajaran para santri di Pondok Modern Darussalam Gontor.
“Saya secara khusus mendoakan para santri semoga berhasil dalam menuntut ilmu. Jadilah duta Jakarta yang membawa citra positif melalui akhlak yang baik, semangat belajar, dan prestasi yang membanggakan dalam menuntut ilmu di pondok,” kata dia.
2. Para santri agar dapat memanfatkan ilmu

Ia berpesan agar para santri dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menuntut ilmu sebaik-baiknya.
“Kuatkan fondasi agama sekaligus perluas wawasan umum, karena keduanya akan menjadi bekal dalam kehidupan bermasyarakat. Saya berharap Gontor dapat terus melahirkan pemimpin bangsa bagi republik ini,” ucap dia.
3. Ribuan santri Gontor asal Jakarta kembali ke ponpes

Pramono mengatakan, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen mendukung kemajuan pendidikan pesantren melalui kolaborasi lintas sektor dengan berbagai lembaga pemerintah dan nonpemerintah.
“Total ada 1.700 santri yang kembali berangkat ke Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor. Hari ini kita melepas 1.024 santri dan 676 lainnya sudah berangkat lebih dahulu,” ujar Pramono.



















