Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Oleh-Oleh Malang, Pia Cap Mangkok Hadirkan Kembali Pistachio Kunafa

Oleh-Oleh Malang, Pia Cap Mangkok Hadirkan Kembali Pistachio Kunafa
Sebagai ikon oleh-oleh Malang sejak 1959, Pia Cap Mangkok kembali memperkuat posisinya sebagai destinasi wajib bagi wisatawan dengan menghadirkan kembali varian Pistachio Kunafa spesial di bulan Ramadan. (Dok. Kemenpar)
Intinya Sih
5W1H
  • Pia Cap Mangkok, ikon oleh-oleh Malang sejak 1959, menghadirkan kembali varian Pistachio Kunafa spesial Ramadan sebagai inovasi modern yang tetap menjaga warisan rasa lebih dari enam dekade.
  • Peluncuran varian ini menjadi strategi menjembatani lintas generasi dengan menggabungkan cita rasa pia legendaris dan sentuhan Timur Tengah, mempertahankan kualitas serta resep turun-temurun.
  • Inovasi Pistachio Kunafa menegaskan posisi Pia Cap Mangkok sebagai destination product khas Malang yang merepresentasikan heritage kuliner hidup dan relevan bagi wisatawan masa kini.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Malang, IDN Times – Sebagai ikon oleh-oleh Malang sejak 1959, Pia Cap Mangkok kembali memperkuat posisinya sebagai destinasi wajib bagi wisatawan dengan menghadirkan kembali varian Pistachio Kunafa spesial di bulan Ramadan. 

Inovasi ini menjadi representasi modern dari warisan rasa yang telah melekat lebih dari enam dekade dalam perjalanan kuliner Kota Malang.

1. Bagian tradisi wisata Malang

WhatsApp Image 2026-03-20 at 12.13.05 (2).jpeg
Sebagai ikon oleh-oleh Malang sejak 1959, Pia Cap Mangkok kembali memperkuat posisinya sebagai destinasi wajib bagi wisatawan dengan menghadirkan kembali varian Pistachio Kunafa spesial di bulan Ramadan. (Dok. Kemenpar)

Selama lebih dari 65 tahun, Pia Cap Mangkok telah menjadi bagian dari tradisi wisata ke Malang, di mana membawa pulang pia bukan sekadar membeli oleh-oleh, melainkan membawa pulang cerita dan sejarah kota. 

Tanpa melakukan ekspansi distribusi besar-besaran, brand ini mempertahankan eksklusivitasnya sebagai produk yang hanya dapat diperoleh langsung di Malang, memperkuat nilai autentisitas dan pengalaman destinasi.

2. Langkah strategis menjembatani lintas generasi

WhatsApp Image 2026-03-20 at 12.13.06 (1).jpeg
Sebagai ikon oleh-oleh Malang sejak 1959, Pia Cap Mangkok kembali memperkuat posisinya sebagai destinasi wajib bagi wisatawan dengan menghadirkan kembali varian Pistachio Kunafa spesial di bulan Ramadan. (Dok. Kemenpar)

Hadirnya kembali varian Pistachio Kunafa di bulan Ramadan menjadi langkah strategis dalam menjembatani lintas generasi. 

Menggabungkan karakter khas pia legendaris dengan sentuhan rasa Timur Tengah yang tengah digemari secara global, varian ini dirancang sebagai limited modern edition yang tetap menjaga standar kualitas dan resep yang telah diwariskan turun-temurun.

“Inovasi ini bukan sekadar menghadirkan rasa baru, tetapi menjadi bagian dari komitmen kami untuk menjaga relevansi tanpa meninggalkan akar sejarah,” ujar Eunike Christian sebagai Direktur Pia Cap Mangkok. “Kami ingin memastikan setiap orang yang datang ke Malang membawa pulang rasa yang menjadi bagian dari sejarah kota ini.”

3. Simbol pengalaman berkunjung ke Malang

WhatsApp Image 2026-03-20 at 12.13.06.jpeg
Sebagai ikon oleh-oleh Malang sejak 1959, Pia Cap Mangkok kembali memperkuat posisinya sebagai destinasi wajib bagi wisatawan dengan menghadirkan kembali varian Pistachio Kunafa spesial di bulan Ramadan. (Dok. Kemenpar)

Eunike juga menambahkan bahwa melalui inovasi ini, Pia Cap Mangkok menegaskan posisinya bukan hanya sebagai produk kuliner, melainkan sebagai destination product, sesuatu yang secara khusus dicari dan dibawa pulang sebagai simbol pengalaman berkunjung ke Malang.

Peluncuran Pistachio Kunafa menunjukkan bahwa heritage bukanlah sesuatu yang statis. Ia hidup, berkembang, dan mampu berdialog dengan selera generasi masa kini tanpa kehilangan identitasnya sebagai ikon kuliner dan oleh-oleh kota Malang.

Sebagai bagian dari strategi penguatan awareness nasional, langkah ini juga menegaskan komitmen Pia Cap Mangkok untuk terus menjadi representasi rasa Malang yang relevan lintas zaman. (WEB)

Share
Topics
Editorial Team
Ezri Tri Suro
EditorEzri Tri Suro
Follow Us

Latest in News

See More