Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi (dok. Sekretariat Negara)
Prasetyo mengatakan, Presiden Prabowo juga memperhatikan kualitas fisik buku. Sehingga buku yang nantinya dibagikan kepada sekolah untuk siswa, tidak mudah rusak.
"Kalau tampilan tadi sudah kami jelaskan, penginnya besar, menarik, tulisan tidak kecil-kecil, bahannya pun juga yang bagus supaya itu bisa bertahan dalam sekian waktu. Mungkin kadang-kadang, dulu kan ada yang buku ini tidak dimiliki pribadi, dan kemudian bisa diwariskan atau dipakai oleh adik kelasnya," kata dia.
Prasetyo menyampaikan, keluarga Presiden Prabowo dari kecil sudah dididik untuk suka membaca. Oleh karena itu, Prabowo ingin agar rakyat Indonesia sejak dini sudah dididik untuk gemar membaca.
"Sejak usia belia, keluarga Pak Mitro selalu mewajibkan putra-putrinya untuk setiap minggu membaca sekian buku, kemudian membuat rangkuman dan disampaikan kepada orang tua. Itu adalah juga cara mendidik yang kami juga sudah berkoordinasi dengan Kementerian Dikdasmen untuk juga mulai kita galakan lagi, mulai kita giatkan lagi, gemar membaca buku, dan wajib membaca buku bagi kita semua," ucap dia.