Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Komisi III Dorong Suyudi Perkuat Reformasi Polri dan Kepercayaan Publik

3 min read
Komisi III Dorong Suyudi Perkuat Reformasi Polri dan Kepercayaan Publik
Anggota Komisi III DPR RI, Habib Aboe Bakar Alhabsyi. (dok. DPR RI)
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto menjalani uji kelayakan sebagai calon Kapolri di Komisi III DPR, yang kemudian menyetujuinya untuk dibawa ke Rapat Paripurna.

  • Habib Aboe Bakar Alhabsyi menekankan penguatan kepercayaan publik melalui tata kelola, profesionalisme, pelayanan publik, serta pembenahan budaya internal Polri.

  • Ia juga mendorong sinergi Polri-BNN dalam penanganan narkotika, dengan penindakan tegas bagi bandar dan rehabilitasi tepat bagi pengguna.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Komjen Pol Suyudi Ario Seto menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) sebagai calon Kapolri di Komisi III DPR RI, Kamis (1/10/2026). Dalam proses tersebut, Anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi menyoroti sejumlah agenda yang dinilai penting untuk kepemimpinan Polri ke depan.

Habib Aboe mengapresiasi visi dan misi yang disampaikan Suyudi. Menurutnya, pengalaman dan rekam jejak Suyudi dapat menjadi modal untuk mendorong pembenahan internal sekaligus memperkuat hubungan Polri dengan masyarakat.

  1. 1. Kepercayaan publik jadi perhatian utama

    Pelantikan Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
    Pelantikan Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). (Youtube/Sekretariat Presiden)

    Habib Aboe menilai kepemimpinan Polri ke depan perlu memperkuat kepercayaan masyarakat melalui perbaikan tata kelola, profesionalisme, dan pelayanan publik.

    “Kepercayaan publik harus menjadi fondasi utama dalam membangun institusi kepolisian yang semakin profesional, modern, transparan, dan dekat dengan masyarakat. Saya yakin Jenderal Suyudi memiliki kemampuan untuk membawa Polri menuju level kepercayaan publik yang semakin tinggi secara konsisten,” ujar Habib Aboe.

    Ia juga menilai rekam jejak Suyudi dapat mendukung upaya pembenahan internal Polri.

    “Saya meyakini dengan rekam jejak yang bersih dan loyal pada agenda nasional, Jenderal Suyudi memiliki kapasitas untuk mengikis sekat-sekat kultural negatif di internal Polri dan menghadirkan pembenahan yang semakin kuat,” kata Anggota DPR RI Dapil Kalsel I tersebut.

  2. 2. Sinergi Polri dan BNN soal narkotika

    Komisi III DPR RI gelar fit and proper test terhadap Komisaris Jenderal Polisi, Suyudi Ario Seto sebagai calon Kapolri pengganti Listyo Sigi
    Komisi III DPR RI gelar fit and proper test terhadap Komisaris Jenderal Polisi, Suyudi Ario Seto sebagai calon Kapolri pengganti Listyo Sigit Prabowo, Kamis (1/10/2026). (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

    Selain reformasi internal, Habib Aboe menyoroti penanganan perkara narkotika dan kaitannya dengan kapasitas lembaga pemasyarakatan.

    Menurutnya, pengalaman Suyudi saat memimpin BNN dapat menjadi modal untuk memperkuat koordinasi antara Polri dan BNN dalam menangani persoalan narkotika.

    “Pengalaman beliau ketika memimpin BNN dalam menyoroti persoalan overcapacity lembaga pemasyarakatan yang didominasi oleh tahanan kasus narkoba merupakan pengalaman yang sangat penting. Saya yakin sinergi Polri dan BNN ke depan dapat semakin diperkuat,” kata Habib Aboe.

    Ia mendorong adanya pembedaan penanganan antara jaringan pengedar atau bandar narkotika dan pengguna yang membutuhkan rehabilitasi.

    “Kita perlu memastikan bahwa jaringan pengedar dan bandar narkoba mendapatkan penindakan hukum yang tegas, sementara pengguna yang memang membutuhkan rehabilitasi dapat memperoleh penanganan yang tepat. Saya yakin Kapolri baru mampu membangun formulasi kebijakan yang semakin sinergis bersama BNN untuk mewujudkan pendekatan tersebut,” tuturnya.

  3. 3. Visi perlu diterjemahkan menjadi langkah konkret

    Pelantikan Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
    Pelantikan Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). (IDN Times/Trio Hamdani)

    Habib Aboe berharap kepemimpinan Suyudi nantinya dapat memperkuat agenda transformasi Polri, baik dalam pembenahan internal maupun hubungan institusi dengan masyarakat.

    “Polri membutuhkan kepemimpinan yang mampu menerjemahkan visi besar menjadi langkah konkret. Saya optimistis Jenderal Suyudi dapat membawa semangat pembaruan, memperkuat profesionalisme Polri, dan terus membangun kepercayaan Masyarakat,” pungkasnya.

    Komisi III DPR RI kemudian menyetujui Suyudi sebagai calon Kapolri dalam rapat pleno setelah menjalani fit and proper test. Persetujuan tersebut selanjutnya dibawa ke Rapat Paripurna DPR RI pada hari yang sama. (WEB)

Sponsored Content: This article is a paid collaboration. While this content is sponsored, all insights, reviews, and editorial standards remain entirely our own.
Share Article
Editorial Team

Ambang Batas Jelang Pemilu 2029

Related Articles

See More