Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

PKS Lantik Pengurus Baru Gema Keadilan 2026–2031, Ada Eks Ketua BEM UI

PKS Lantik Pengurus Baru Gema Keadilan 2026–2031, Ada Eks Ketua BEM UI
PKS melantik kepengurusan Gema Keadilan di Jakarta. (Dok. PKS).
Intinya Sih
Gini Kak
  • PKS resmi melantik kepengurusan baru Gema Keadilan periode 2026–2031 di Jakarta, dengan Rahmat Saleh sebagai Ketua Umum dan sejumlah aktivis muda nasional bergabung memperkuat struktur organisasi.
  • Ketua Umum Rahmat Saleh menegaskan Gema Keadilan akan menjadi wadah lahirnya pemimpin muda yang mampu menjawab tantangan bangsa seperti kesejahteraan, pendidikan, dan pengangguran.
  • Aang Kunaifi menekankan peran Gema Keadilan sebagai ruang kaderisasi untuk mencetak pemimpin muda PKS serta memperluas manfaat partai bagi masyarakat melalui penguatan basis sosial dan struktur organisasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melantik kepengurusan organisasi sayap, Gema Keadilan, periode 2026-2031 dalam rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) V Gema Keadilan yang digelar di Jakarta pada Kamis (16/7/2026). Sejumlah aktivis muda didaulat menjadi pimpinan organisasi tersebut.

Adapun kepengurusan baru dipimpin oleh Rahmat Saleh sebagai Ketua Umum Gema Keadilan terpilih periode 2026–2031. Pelantikan tersebut dilakukan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PKS Muhammad Kholid yang juga menjabat sebagai Dewan Pembina Pusat Gema Keadilan.

"Dengan mengucapkan syukur alhamdulillah saudara-saudara yang telah mengucapkan sumpah jabatan secara resmi menjadi pengurus DPP Gema Keadilan. Semoga Allah memberikan keberkahan dan kelancaran dalam menjalankan tugasnya," ujar Kholid.

1. Gema Keadilan diperkuat sejumlah aktivis muda nasional

PKS melantik kepengurusan Gema Keadilan di Jakarta. (Dok. PKS).
PKS melantik kepengurusan Gema Keadilan di Jakarta. (Dok. PKS).

Gema Keadilan diisi sejumlah tokoh muda dengan rekam jejak kuat dalam gerakan kemahasiswaan dan kepemudaan nasional. Mereka berasal dari berbagai organisasi, mulai dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), hingga Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI).

Di antara nama yang bergabung adalah Zaki Ahmad Rifai, Ketua Umum PP KAMMI periode 2021–2023 dan Maman Abdurrahman eks Ketua BEM UI yang dilantik sebagai Waketum Gema Keadilan, Susanto, Sekjen PP KAMMI periode 2019–2021 sebagai Sekjen Gema Keadilan, serta Hilmi Ash Shidiqi Korpus BEM SI 2023 yang dilantik menjadi Wasekjen Gema Keadilan. Kehadiran mereka turut memperkuat optimisme terhadap arah baru Gema Keadilan di bawah kepemimpinan Rahmat Saleh.

2. Gema Keadilan harus mampu menjawab tantangan bangsa

IMG-20260718-WA0022.jpg
PKS melantik kepengurusan Gema Keadilan di Jakarta. (Dok. PKS).

Ketua Umum Gema Keadilan Rahmat Saleh dalam orasi perdananya mengajak seluruh kader menjadikan Gema Keadilan sebagai inkubator lahirnya pemimpin muda.

"Kita ingin Gema Keadilan tidak hanya dikenal sebagai organisasi kepemudaan, tetapi sebagai tempat lahirnya solusi dan pemimpin masa depan," ujar Rahmat.

Rahmat mengatakan, kehadiran Gema Keadilan diharapkan mampu menjawab tantangan bangsa, mulai dari persoalan kesejahteraan, pendidikan, hingga tingginya pengangguran.

"Dari sinilah kita menyiapkan generasi yang mampu menjawab tantangan kesejahteraan, pendidikan, lapangan kerja, dan berbagai persoalan bangsa," kata Anggota Parlemen itu.

3. Gema Keadilan harus jadi ruang kaderisasi

Screenshot_20260717_133958_YouTube.jpg.png
Ketua DPP PKS Bidang Kepemudaan, Aang Kunaifi harap Gema Keadilan jadi ruang kaderisasi. (Dok. PKS).

Ketua DPP PKS Bidang Kepemudaan, Aang Kunaifi, menegaskan Gema Keadilan harus menjadi ruang kaderisasi yang melahirkan pemimpin-pemimpin muda PKS sekaligus memperluas kebermanfaatan partai bagi masyarakat.

Aang menjelaskan, organisasi sayap partai politik memiliki dua fungsi utama. Pertama, memperkuat basis suara, basis sosial, basis anggota, dan basis struktur partai. Kedua, menjadi ruang bagi anggota untuk mengembangkan kapasitas dan mengaktualisasikan diri sehingga dapat menjadi pemasok pemimpin di berbagai jenjang kepengurusan PKS.

"Harapan kita dari organisasi sayap inilah lahir para pemimpin yang akan mengisi pos-pos struktur, baik di tingkat DPP, DPW, maupun struktur di bawahnya. Gema Keadilan harus mampu meneruskan legacy baik yang telah diwariskan kepengurusan sebelumnya," ujar Aang.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More