Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ibu-Ibu PNM Mekaar, Pahlawan Ekonomi Keluarga Indonesia

IMG_1373.jpeg
(Dok. PNM)
Intinya sih...
  • Program Pemberdayaan PNM Mekaar memungkinkan ibu-ibu prasejahtera menjadi pahlawan di rumah tangga mereka melalui wirausaha.
  • PNM berupaya menguatkan para pahlawan ekonomi keluarga perempuan dengan pembiayaan dan pemberdayaan yang terintegrasi.
  • Jutaan nasabah Mekaar adalah pahlawan sejati karena mendongkrak kapasitas keluarga.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Di Indonesia saat ini, tantangan kemiskinan masih nyata meski dalam tren penurunan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), persentase penduduk miskin pada Maret 2025 tercatat sebesar 8,47 persen atau setara dengan 23,85 juta orang.

Lebih lanjut, kemiskinan ekstrem tercatat 0,85 persen dari total populasi atau sekitar 2,38 juta orang. Kondisi tersebut menjadi cermin bahwa upaya keluar dari kemiskinan bukan hanya soal bantuan sesaat, tetapi membutuhkan ekosistem pendukung dan sosok-sosok tangguh yang mampu menjadi motor perubahan dalam lingkup terkecil keluarga.

1. PNM hadir sebagai gerakan sosial

9722087d-4da8-4326-888e-3371d668f7fb.jpeg
(Dok. PNM)

Sejarawan ekonomi Prof. Dr. Emil Salim pernah mengatakan bahwa, “pahlawan ekonomi adalah mereka yang dengan tangan kosong mampu menegakkan martabat bangsa melalui kerja keras dan kemandirian.”

Dengan seluruh tantangan dan peluang tersebut, apa yang bisa Indonesia lakukan untuk mengubah kondisi ini? Melalui program pemberdayaan, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) hadir bukan sekadar sebagai lembaga pembiayaan, melainkan sebagai gerakan sosial yang memungkinkan ibu-ibu prasejahtera menjadi pahlawan di rumah tangga mereka dan mengangkat kondisi ekonomi keluarga mereka menjadi sejahtera melalui wirausaha.

2. Kekuatan utama bangsa dari keberdayaan masyarakat di akar rumput

ADBA7063-E3AE-4437-8F26-E99848B80C9A.jpeg
PT Permodalan Nasional Madani (PNM) yang tercatat mempekerjakan puluhan ribu Account Officer (AO) PNM aktif di seluruh Indonesia dan mayoritasnya merupakan pemudi lulusan SMA/SMK. (Dok. PNM)

Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, menegaskan bahwa kekuatan utama bangsa tidak hanya lahir dari pembangunan fisik, tetapi dari keberdayaan masyarakat di akar rumput. Ia menyampaikan bahwa melalui pembiayaan dan pemberdayaan yang terintegrasi, PNM berupaya menguatkan para pahlawan ekonomi keluarga para perempuan tangguh yang menjadi penopang kesejahteraan rumah tangga.

“Pembiayaan tanpa pemberdayaan ibarat api tanpa cahaya. Kami ingin setiap rupiah yang disalurkan tidak hanya memutar roda usaha, tetapi juga menyalakan semangat dan kepercayaan diri agar mereka mampu mandiri,” ujar Arief.

3. Pahlawan adalah pelaku usaha dan penggerak ekonomi keluarga

AA3DCA97-95FF-4707-A581-742451D24B25.jpeg
PT Permodalan Nasional Madani (PNM) yang tercatat mempekerjakan puluhan ribu Account Officer (AO) PNM aktif di seluruh Indonesia dan mayoritasnya merupakan pemudi lulusan SMA/SMK. (Dok. PNM)

Pahlawan keluarga ini mungkin tak mengenakan seragam atau berbicara di podium besar, namun kekuatan mereka terasa nyata: hati yang besar untuk tulus berjuang demi keluarga, menggunakan usaha mikro sebagai medan perjuangan. Dengan dukungan PNM, mereka memegang peranan ganda: sebagai pelaku usaha dan penggerak ekonomi keluarga.

Bila kita hitung, maka jutaan nasabah Mekaar adalah pahlawan sejati karena dengan tindakan kecil namun konsisten, mereka mendongkrak kapasitas keluarga, memperkuat ekonomi rumah tangga, dan membawa perubahan sosial yang bermakna. Hal ini juga sekaligus menegaskan bahwa kehadiran seorang pahlawan bukan selalu terpampang di medali atau teriak sorak banyak orang, pahlawan adalah mereka yang berjuang nyata demi ekonomi keluarga. (WEB)

#PNMuntukUMKM
#PNMPemberdayaanUMKM
#PNMPemberdayaanPerempuan

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jihan Azizah
EditorJihan Azizah
Follow Us

Latest in News

See More

Ukraina Minta AS Culik Pemimpin Chechnya, Kenapa?

09 Jan 2026, 07:10 WIBNews