Prabowo Tinjau Titik Karhutla Kalbar Bersama Panglima dan Kapolri

- Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung titik kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat pada 22 Agustus 2026 untuk mengecek kondisi serta memimpin penanganan.
- Dalam kunjungan lapangan, Prabowo didampingi Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Seskab Teddy Indra Wijaya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
- Peninjauan ini menindaklanjuti instruksi Prabowo agar TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat menangani karhutla secara cepat, terpadu, serta serentak di empat provinsi Kalimantan.
Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat, Sabtu (22/8/2026). Prabowo datang ke lokasi untuk mengecek kondisi sekaligus memimpin langsung penanganan karhutla di Kalimantan.
Dalam video berdurasi sekitar 11 menit di YouTube Sekretariat Presiden, Prabowo tampak mengenakan pakaian lapangan khas berwarna krem atau khaki, lengkap dengan kemeja empat kantong dan topi, serta kacamata hitam.
Prabowo didampingi sejumlah staf kepresidenan dan aparat terkait yang memberikan arahan teknis mengenai jarak pandang serta titik lokasi kebakaran.
Turut mendampingi Prabowo dalam peninjauan tersebut Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Sebelumnya, Seskab Teddy mengatakan, Prabowo bertolak menuju Kalimantan dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu pagi.
“Sabtu pagi, 22 Agustus 2026, Presiden Prabowo langsung terbang menuju Kalimantan untuk mengecek dan memimpin langsung penanganan serentak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan,” ujar Teddy.
Kunjungan itu merupakan tindak lanjut instruksi Prabowo sehari sebelumnya. Dia telah meminta pimpinan TNI dan Polri turun langsung menangani karhutla di empat Provinsi Kalimantan.
“Sehari sebelumnya, Presiden Prabowo telah menginstruksikan para pejabat utama TNI dan Polri untuk turun langsung bersama pemerintah daerah dan masyarakat setempat menangani karhutla di empat provinsi terdampak di Kalimantan. Pembagian tugas dilakukan untuk memastikan penanganan di lapangan berjalan lebih cepat, terpadu dan serentak,” ucap Teddy.



















