Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ribuan TNI Bersih-bersih Sampah Pantai Kuta Usai Prabowo Kritik Bali Kotor

Kodam Udayana
Personel Kodam IX/Udayana turun tangan membersihkan sampah laut usai keluar instruksi Presiden Prabowo Subianto. (www.instagram.com/@kodam.ix.udayana)
Intinya sih...
  • Pelaksanaan bersih-bersih pantai didukung sejumlah alat berat
  • Prabowo dengar keluhan pantai di Bali kotor saat melakukan kunjungan ke Korsel
  • Pemda Bali sebut sampah menumpuk di pantai karena kiriman dari daerah lain
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Ribuan personel TNI dikerahkan ke Pantai Kedonganan dan Pantai Kuta, Bali pada Selasa (3/2/2026) untuk melakukan pembersihan sampah yang berserakan di sana. Total personel yang dikerahkan mencapai 2.500 yang berasal dari tiga matra dan lintas intansi.

Aktivitas bersih-bersih itu dilakukan usai Presiden Prabowo Subianto menyinggung kondisi Bali yang sudah tidak lagi seindah dulu. Pernyataan itu disampaikan Prabowo ketika membuka Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 pada Senin kemarin di Sentul.

Aktivitas bersih-bersih sampah di Pantai Kedonganan dipimpin oleh Kepala Staf Komando Daerah Militer (Kasdam) IX/Udayana, Brigjen TNI Taufiq Hanafi. Sedangkan, pelaksanaan pembersihan sampah di Pantai Kuta dipimpin oleh Inspektur Kodam IX/Udayana, Brigjen TNI Subagyo W.G.

"Ribuan peserta (pembersihan sampah di pantai) terdiri dari unsur TNI, Polri, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali, komunitas lingkungan, pelajar dan masyarakat setempat yang bersatu membersihkan kawasan pantai," ujar Kepala Penerangan Kodam IX/Udayana, Kolonel Inf Widi Rahman di dalam keterangannya pada Selasa kemarin.

Ia mengatakan di dalam arahannya, Taufiq mengajak seluruh peserta melaksanakan kegiatan dengan penuh keikhlasan, semangat, dan mengutamakan faktor keamanan. "Kebersihan pantai merupakan tanggung jawab bersama dan perlu dijaga secara berkelanjutan demi menciptakan lingkungan yang bersih, indah, dan nyaman. Selain itu, juga mendukung citra Bali sebagai destinasi wisata dunia," tutur dia.

1. Pelaksanaan bersih-bersih pantai didukung sejumlah alat berat

Kodam Udayana
Personel Kodam IX/Udayana turun tangan membersihkan sampah laut usai keluar instruksi Presiden Prabowo Subianto. (www.instagram.com/@kodam.ix.udayana)

Lebih lanjut, pelaksanaan karya bakti didukung berbagai sarana seperti alat berat, kendaraan beach cleaner, mobil truk pengangkut sampah dan pembagian sektor kerja agar kegiatan berjalan tertib dan efektif.

"Kodam IX/Udayana menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat falam aksi kepedulian lingkungan, guna menumbuhkan kesadaran kolektif menjaga pantai sebagai aset kebanggaan bersama," kata Widi.

2. Prabowo dengar keluhan pantai di Bali kotor saat melakukan kunjungan ke Korsel

Presiden Prabowo memberikan taklimat di Rakornas Pemerintahan Pusat dan Daerah Tahun 2026.
Presiden Prabowo memberikan taklimat di Rakornas Pemerintahan Pusat dan Daerah Tahun 2026. (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Sementara, Prabowo sempat menyampaikan teguran terkait kondisi pantai di Bali saat memimpin rapat koordinasi pemerintah pusat dan daerah. Ia mengaku mendengar soal keadaan Bali yang tak lagi indah ketika berkunjung ke Korea Selatan. Keluhan terkait kondisi Bali disampaikan oleh menteri hingga petinggi militer secara terbuka ke Prabowo. Mereka secara blak-blakan menyebut kondisi Bali kini lebih kotor.

Menurut Prabowo, kritik tersebut harus dipandang sebagai peringatan serius. Dalam forum rakornas, ia bahkan menampilkan foto kondisi pantai di Bali pada Desember 2025 yang menunjukkan tumpukan sampah di sejumlah titik. Dengan nada tegas, Prabowo mempertanyakan kesiapan pemerintah daerah menarik wisatawan jika pantai-pantai utama justru dipenuhi sampah.

"Saya di Korea ketemu tokoh-tokoh, menteri, jenderal. Dia ngomong ke saya, 'Your Excellency, I just came from Bali, oh Bali so dirty now, Bali not nice'. Wah, saya terima itu sebagai koreksi. Ini harus kita atasi bersama," kata Prabowo.

Ia lantas menginstruksikan gubernur dan para bupati untuk menggerakkan ribuan pelajar dari tingkat SD hingga SMA untuk melakukan korve atau kerja bakti massal membersihkan pantai.

"Maaf ya Gubernur, Bupati-bupati dari Bali, ini real lho. Bagaimana turis mau datang lihat sampah? Apa susahnya sih? Entah hari Sabtu atau Jumat, semua anak sekolah kumpul di pantai. Ini halaman kita, ayo bersihkan ramai-ramai," imbuhnya.

3. Pemda Bali sebut sampah menumpuk di pantai karena kiriman dari daerah lain

Pantai Kuta
Sampah di Pantai Kuta pada 3 Februari 2026 (IDN Times/Ayu Afria)

Menanggapi hal tersebut, Pemkab Badung mengakui sudah rutin melakukan pembersihan sampah khususnya di pesisir pantai Barat. Terlebih, saat ini memang masih dalam periode sampah laut kiriman yang terdampar di pesisir pantai Barat Bali.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Badung, Ida Bagus Gede Arjana menjelaskan jika sampah kiriman tidak hanya berasal dari Bali, namun dari sungai-sungai di Pulau Jawa dan lainnya. Angin musim barat yang terjadi antara Desember hingga Februari membuat sampah terhempas hingga ke pesisir Bali.

Walhasil, ratusan ton sampah yang datang setiap hari pantai harus diangkut oleh petugas Pemkab Badung. “Tentu pelaksanaannya tidak bisa parsial, kita harus memang kontinyu membersihkan. Karena sampah pantai ini kalau kita bersihkan pagi, sore akan datang lagi,” ungkap Arjana pada Selasa (3/2/2026).

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwifantya Aquina
EditorDwifantya Aquina
Follow Us

Latest in News

See More

Kelakar Arief Hidayat Soal Anaknya Jadi Dosen: Saya Pengin Dia Jadi Wapres

04 Feb 2026, 13:03 WIBNews