Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Cek Pengungsi Hidup Layak, Mendagri Tinjau Huntara di Aceh Tamiang

IMG-20260204-WA0006.jpg
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian selaku Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera meninjau hunian sementara (huntara) yang berlokasi di belakang Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang, Aceh, Selasa (3/2/2026) (dok. Kemendagri)
Intinya sih...
  • Mendagri Tinjau Huntara di Aceh Tamiang untuk memastikan pengungsi hidup layak
  • Tito melakukan pengecekan sarana dan prasarana huntara serta menyerahkan bantuan kepada warga
  • Keberhasilan pemulihan pascabencana diukur dari kembalinya fungsi pemerintahan dan pentingnya memastikan roda pemerintahan daerah tetap berjalan
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN TimesMenteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian selaku Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera meninjau hunian sementara (huntara) yang berlokasi di belakang Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang, Aceh, Selasa (3/2/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan para pengungsi dapat hidup secara layak di huntara, serta bantuan tersalurkan dengan baik.

1. Cek sarana dan prasarana huntara

IMG-20260204-WA0007.jpg
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian selaku Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera meninjau hunian sementara (huntara) yang berlokasi di belakang Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang, Aceh, Selasa (3/2/2026) (dok. Kemendagri)

Dalam kunjungannya, Tito melakukan pengecekan langsung terhadap sarana dan prasarana huntara. Ia juga berinteraksi secara hangat dengan para penghuni, mulai dari orang dewasa hingga anak-anak.

Usai berinteraksi dengan para pengungsi, Tito menyerahkan bantuan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kepada warga yang tinggal di huntara tersebut. Penyerahan bantuan dilakukan setelah Mendagri memimpin Apel Pemulangan Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemendagri Gelombang I.

Adapun bantuan yang diserahkan berjumlah 80 paket. Setiap paket berisi beras 5 kilogram, mi instan 1 kardus, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kilogram, serta biskuit. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Mendagri kepada sejumlah perwakilan warga huntara.

2. Keberhasilan pemulihan pascabencana salah satunya diukur dari kembalinya fungsi pemerintahan dan layanan publik

IMG-20260204-WA0005.jpg
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian selaku Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera meninjau hunian sementara (huntara) yang berlokasi di belakang Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang, Aceh, Selasa (3/2/2026) (dok. Kemendagri)

Di sisi lain, dalam amanatnya saat memimpin Apel, Tito menegaskan bahwa keberhasilan pemulihan pascabencana salah satunya diukur dari kembalinya fungsi pemerintahan dan layanan publik. Indikator tersebut meliputi berfungsinya kembali kantor pemerintahan, akses jalan, layanan kesehatan, pendidikan, rumah ibadah, listrik, komunikasi, distribusi BBM dan elpiji, hingga mulai bergeliatnya aktivitas ekonomi masyarakat.

“Karena pemerintahan (adalah) pusat sumber daya, pusat pengambilan keputusan, kekuasaan, kebijakan, pembuatan kebijakan, policy making yang mempengaruhi kepada masyarakat luas,” kata Tito di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang.

3. Pentingnya memastikan roda pemerintahan daerah tetap berjalan pascabencana

IMG-20260204-WA0008.jpg
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian selaku Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera meninjau hunian sementara (huntara) yang berlokasi di belakang Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang, Aceh, Selasa (3/2/2026) (dok. Kemendagri)

Sejalan dengan hal tersebut, Tito menekankan pentingnya memastikan roda pemerintahan daerah tetap berjalan pascabencana. Ia menyebutkan bahwa pemulihan fungsi kantor pemerintahan dan semangat ASN menjadi kunci agar pelayanan publik tidak terhenti.

“Kalau pemerintahannya sudah enggak jalan, maka pengambilan kebijakan (kurang optimal), masyarakat akan bingung,” ucap Tito.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto, Wamendagri Akhmad Wiyagus, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Dirjen Adwil) Kemendagri Safrizal ZA, Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Aceh Tamiang.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwifantya Aquina
EditorDwifantya Aquina
Follow Us

Latest in News

See More

4 Tokoh Penting yang Terbukti Bohong soal Hubungannya dengan Epstein

04 Feb 2026, 17:37 WIBNews