Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

DLH DKI Bantah SPKU RDF Plant Rorotan Dimatikan

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Asep Kuswanto di RDF Rorotan Cilincing Jakarta Utara, Selasa (25/3/2025). (IDN Times/Dini Suciaitningrum)
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Asep Kuswanto di RDF Rorotan Cilincing Jakarta Utara, Selasa (25/3/2025). (IDN Times/Dini Suciaitningrum)
Intinya sih...
  • Delapan unit SPKU di sekitar RDF Plant Rorotan.
  • SPKU berfungsi sebagai early warning system.
  • DLH Provinsi DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk memantau kualitas udara.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi DKI Jakarta membantah Sistem Pemantau Kualitas Udara (SPKU) di sekitar fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) Plant Rorotan, Cilincing, dimatikan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengatkan rumor yang beredar di masyarakat terkait penghentian alat pemantau kualitas udara dipastikan tidak benar. Dia menjelaskan SPKU saat ini tengah menjalani uji kolokasi atau kalibrasi lapangan untuk memastikan data kualitas udara dan kebauan yang dihasilkan akurat, presisi, dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

“Tidak ada pemadaman atau penghentian pemantauan. Yang dilakukan adalah proses kalibrasi lapangan agar sensor membaca kondisi lingkungan secara tepat dan tidak menimbulkan salah tafsir terhadap data mentah,” tegas Asep dalam keterangan, Rabu (4/2/2026).

1. Delapan unit SPKU di sekitar RDF Plant Rorotan.

RDF Rorotan (Beritajakarta.id)
RDF Rorotan (Beritajakarta.id)

Asep menjelaskan, uji kolokasi merupakan tahapan teknis yang lazim dilakukan pada sistem pemantauan kualitas udara, terutama pada teknologi baru. Proses ini dilakukan untuk mengidentifikasi potensi bias sensor akibat karakter lingkungan setempat, termasuk pengaruh wilayah pesisir.

Sejak akhir Desember 2025, DLH telah memasang delapan unit SPKU di sekitar RDF Plant Rorotan. Seluruh SPKU tersebut dilengkapi sensor pemantauan kebauan ambien dengan parameter antara lain amoniak, hidrogen sulfida, metil merkaptan, metil sulfida, dan stirena.

"Sistem ini menjadi yang pertama di Indonesia yang secara khusus dilengkapi sensor pengukur kebauan ambien" katanya.

2. SPKU berfungsi sebagai early warning system

RDF Rorotan. (Dok. Beritajakarta.id)
RDF Rorotan. (Dok. Beritajakarta.id)

Dalam proses uji kolokasi, DLH melakukan pengambilan sampel kebauan ambien secara terstandardisasi, kemudian mengujinya di laboratorium terakreditasi. Hasil laboratorium tersebut selanjutnya dibandingkan dengan data pembacaan SPKU untuk penyempurnaan sistem sebelum data ditampilkan secara penuh kepada publik.

“Data kebauan tidak bisa dibaca sebagai satu angka tunggal. SPKU berfungsi sebagai early warning system dan alat membaca tren perubahan kualitas udara dari waktu ke waktu, bukan untuk menarik kesimpulan instan,” jelas Asep.

3. DLH Provinsi DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk memantau kualitas udara

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta meluncurkan tiga alat pemantau kualitas udara (IDN Times/Irfan Fathurohman)
Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta meluncurkan tiga alat pemantau kualitas udara (IDN Times/Irfan Fathurohman)

DLH menilai klarifikasi ini penting untuk meluruskan informasi yang berkembang di ruang publik. Senyawa kebauan tertentu dapat berasal dari berbagai sumber, baik aktivitas darat maupun latar belakang alami pesisir, dengan intensitas yang sangat dipengaruhi kondisi cuaca, terutama pada malam hari.

DLH Provinsi DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pemantauan kualitas udara secara berkelanjutan, mengevaluasi operasional RDF Plant Rorotan secara bertahap, serta menyampaikan informasi kepada masyarakat secara terbuka dan berbasis data ilmiah.

“Penguatan teknologi dan kehati-hatian lingkungan adalah prinsip utama kami. RDF Plant Rorotan dibangun sebagai solusi pengelolaan sampah yang modern, aman, dan bertanggung jawab bagi Jakarta untuk menghindari krisis pengelolaan sampah seperti di daerah lain,” kata Asep.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwifantya Aquina
EditorDwifantya Aquina
Follow Us

Latest in News

See More

7 Potret Pertemuan Presiden Prabowo Bersama Mantan Menlu Bahas BoP

04 Feb 2026, 23:45 WIBNews