Roblox Belum Penuhi PP Tunas, Pemerintah Soroti Fitur Chat Anak

- Pemerintah menilai Roblox belum memenuhi ketentuan PP Tunas terkait pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah 16 tahun meski telah melakukan pembaruan fitur global.
- Fitur komunikasi di Roblox masih memungkinkan anak berinteraksi dengan orang tak dikenal, sehingga pemerintah belum dapat menyatakan platform tersebut patuh terhadap aturan Indonesia.
- Dari sejumlah platform digital, hanya Roblox dan YouTube yang masih dalam proses pembahasan kepatuhan terhadap regulasi perlindungan anak di dunia maya.
Jakarta, IDN Times - Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid menyatakan platform gim daring Roblox belum memenuhi ketentuan pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah 16 tahun sebagaimana diatur dalam PP Tunas. Penilaian ini disampaikan setelah adanya pembaruan fitur global dari Roblox.
“Ini perlu kami atensi karena kemarin malam, waktu Indonesia, Roblox secara global di headquartersnya, di Amerika Serikat telah melakukan adjustment setting yaitu fitur baru terhadap Roblox sedunia,” ujar Meutya dalam konferensi pers di kantor Kementerian Komdigi, Selasa (14/4/2026).
1. Masih ada celah

Pemerintah menemukan celah pada fitur yang masih memungkinkan interaksi anak dengan pihak tidak dikenal.
“Dan ini masih ada loophole yang kemarin sudah diumumkan ada fitur Roblox untuk kids gitu ya, dimana kita masih menemukan bahwa adjustment tersebut masih membolehkan ada komunikasi atau chat dengan orang tak dikenal,” kata Meutya.
2. Belum bisa nyatakan Roblox penuhi aturan

Menurutnya, fitur komunikasi tersebut menjadi perhatian utama orang tua di Indonesia dan jadi tidak tuntutan mereka. Maka dengan berat hati, Meutya mengatakan pihaknya belum bisa mengategorikan Roblox patuh pada aturan Indonesia.
"Sehingga dengan berat hati, meskipun sudah melakukan adjustment yang cukup banyak, kami belum dapat menerima proposal dari Roblox untuk menyatakan bahwa Roblox telah mematuhi,” ujarnya.
"Jadi artinya belum, kita tetap menilai bahwa ini belum ada kepatuhan terhadap PP Tunas. Kami mencatat titik baik dan yakin bahwa Roblox ke depan akan terus melakukan perbaikan sampai sempurna untuk mengikuti PP Tunas,” kata Meutya.
3. Tinggal Roblox dan YouTube yang belum penuhi aturan

Dalam kesempatan yang sama, dia menyebut sebagian platform digital telah menyatakan komitmen kepatuhan yakni X, Bigolive, seluruh grup Meta yakni
Instagram, Facebook, Threads, dan juga kemudian dari TikTok. Sementara itu, dua platform yang masih dalam proses pembahasan adalah Roblox dan YouTube.



















