Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Saksi Kasus Noel Pernah Ditawari LC hingga Umrah oleh Sultan Kemnaker

Sidang eks Wamenaker Immanuel Ebenezer
Sidang eks Wamenaker Immanuel Ebenezer (IDN Times/Aryodamar)
Intinya sih...
  • Mantan pejabat Kemnaker ditawari LC dan umrah oleh Sultan Kemnaker
  • Chairul Fadly Harahap menolak tawaran tersebut karena sudah terbantu dengan mobilnya
  • Noel didakwa bersama sepuluh pihak lainnya dalam kasus pemerasan senilai Rp6,5 miliar
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Mantan Sesditjen Pembinaan, Pengawasan, Ketenagakerjaan & Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Binawasnaker & K3) Kementerian Ketenagakerjaan, Chairul Fadly Harahap, mengaku pernah ditawari untuk ditemani Lady Companion (LC) atau perempuan pemandu karaoke hingga umrah. Hal itu ia ungkapkan ketika bersaksi di sidang pemerasan sertifikasi K3 di Kemnaker.

Chairul mengaku ditawari oleh Irvian Bobby Mahendro. Ia merupakan mantan Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personil K3 tahun 2022–2025 yang disebut sebagai Sultan Kemnaker.

Awalnya, jaksa mendalami Chairul soal sejumlah tawaran dari terdakwa Bobby. Tawaran-tawaran itu di antaranya jalan-jalan ke Amerika, Eropa, main motor trail di hutan, hingga naik haji atau umrah.

"Beberapa kontak, dia umrah, dia ajak saya, oh saya nggak usah. Itu di Ses, pada saat saya di Ses. Terus main trail, saya nggak main trail," ujar Chairul di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (2/2/2026).

"Terus pernah juga Saudara dijanjikan untuk ditemani ladies companion (LC), pemandu lagu, LC juga ini, Pak?" tanya jaksa.

"Pernah," jawab Chairul.

Chairul mengaku menolak tawaran tersebut. Alasannya, Chairul mengaku sudah terbantu dengan Bobby dalam proses tukar tambah mobilnya.

"Saudara terima?" tanya jaksa.

"Tidak," jawab Chairul.

Diketahui, Immanuel Ebenezer didakwa bersama-sama telah melakukan pemerasan senilai Rp6,5 miliar. Selain itu Noel disebut mendapat keuntungan Rp70 juta serta menerima gratifikasi senilai Rp3,3 miliar dan Motor Ducati Scrambler.

Noel didakwa bersama sepuluh pihak lainnya. Mereka adalah Irvian Bobby Mahendro selaku Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personil K3 tahun 2022-2025; Gerry Aditya Herwanto Putra selaku Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja tahun 2022-sekarang; Subhan selaku Sub Koordinator Keselamatan Kerja Dit. Bina K3 tahun 2020-2025; Anitasari Kusumawatiselaku Sub Koordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja tahun 2020

Lalu, Fahrurozi selaku Dirjen Binwasnaker dan K3 pada Maret 2025 sampai sekarang; Hery Sutanto selaku Direktur Bina Kelembagaan tahun 2021 sampai Februari 2025;

Kemudian, Sekasari Kartika Putri selaku Subkoordinator; Supriadi selaku koordinator; Temurila selaku pihak PT KEM Indonesia; dan Miki Mahfud selaku pihak PT KEM Indonesia.

Share
Topics
Editorial Team
Sunariyah Sunariyah
EditorSunariyah Sunariyah
Follow Us

Latest in News

See More

Jaksa Tolak Pledoi Melani Mecimapro Kasus Penggelapan Biaya Konser TWICE

02 Feb 2026, 23:11 WIBNews