Seratusan Tentara Jaga CFD, Kadishub DKI: Aman, Warga Enjoy Olahraga

Jakarta, IDN Times - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan masyarakat menikmati Car Free Day atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) , Minggu (31/8/2025). Syafrin mengungkapkan situasi CFD yang berlangsung sejak pukul 06.00 WIB berjalan aman.
"Situasinya aman, warga enjoy berolahraga sambil silaturahmi," kata Syafrin saat dihubungi IDN Times.
Dia mengatakan untuk memastikan CFD aman nyaman pihaknya menambah petugas dari Dishub, Satpol PP, bahkan ratusan TNI untuk menjaga jalannya CFD yang berjalan mulai 06.00 sampai 10.00 WIB.
"Biasanya 150 personel, hari ini kami tambah menjadi 250 personel. Kami mendapat bantuan dari TNI sebanyak 117 personel," ujar Syafrin.
Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan Pemprov DKI tetap membuka Hari Bebas Kendaraan atau Car Free Day pada Minggu (31/8/2025). Pramono ingin menunjukan bahwa Jakarta masih jadi kota yang nyaman dan aman.
"Untuk Car free Day besok, kalau tidak ada hal yang luar biasa, kita tetap adakan. Kenapa untuk diadakan? Ini untuk menunjukkan bahwa Jakarta itu aman-nyaman dan mari kita jaga bersama Jakarta," ucap Pramono, di Balai Kota, Sabtu (30/8/2025).
Dia berharap rasa aman juga terjadi di seluruh Indonesia. Untuk itu, dia mengimbau agar masyarakat agar tidak anarkis.
"Bukan hanya di Jakarta, tetapi di seluruh Indonesia, maka ini kami minta untuk dikomunikasikan kepada masyarakat supaya masyarakat juga tahu bahwa apapun tindakan kekerasan anarkis yang terjadi di lapangan, pasti akan membawa dampak bagi pembangunan bangsa ini," katanya.
Terkait jaminan keamanan saat CFD, Pramono mengatakan bahwa tidak ada siapapun yang bisa menjamin karena yang bisa menjamin diri sendiri.
"Kenapa? Yang menjamin adalah kita semua. Tidak ada orang yang bisa menjamin itu. Tetapi kenapa kemudian saya Car Free Day tetap saya buka," katanya.
Diketahui aksi demo besar-besaran berujung ricuh terjadi di sejumlah titik di ibu kota, di antaranya kawasan Kramat Kwitang dan Pasar Senen, Jakarta Pusat. Massa memblokir akses jalan, membakar pos polisi, serta merusak rambu lalu lintas di sekitar simpang Pasar Senen, pada Jumat (29/8/2025).
Demo besar-besaran ini dipicu oleh kemarahan warga setelah seorang driver ojol bernama Affan Kurniawan tewas dilindas mobil rantis polisi pada Kamis malam, 28 Agustus 2025. Pada Jumat pagi, jenazahnya telah dimakamkan di TPU Karet Bivak pukul 10.00 WIB.