- B11 (Summarecon Bekasi–Cawang)
- B21 (Bekasi Timur–Cawang)
- B41 (Vida Bekasi–Cawang Sentral)
- D11 (Depok–Cawang Sentral via Cibubur)
- D21 (Universitas Indonesia–Lebak Bulus)
- D41 (Sawangan–Lebak Bulus via Tol Desari)
- P11 (Blok M–Bogor)
- S11 (BSD [Serpong]–Jelambar)
- S21 (CSW–Ciputat)
- S22 (Ciputat–KP Rambutan)
- S61 (Alam Sutera–Blok M)
- SH1 (Kalideres–Perkantoran Soekarno Hatta)
- T11 (Poris Plawad–Petamburan)
- T12 (Poris Plawad–Juanda)
- T31 (PIK 2–Blok M)
Tarif Transjabodetabek Segera Naik, Pramono: Subsidinya Terlalu Besar

- Pemprov DKI Jakarta akan menyesuaikan tarif layanan Transjabodetabek mulai Juni 2026, mencakup berbagai rute penghubung antara Jakarta dan kota penyangga.
- Gubernur Pramono Anung menyebut alasan utama kenaikan tarif adalah beban subsidi yang dinilai terlalu besar bagi pemerintah daerah.
- Terdapat sekitar 15 rute Transjabodetabek yang akan terdampak penyesuaian, termasuk lintasan Blok M–Bandara Soekarno-Hatta serta jalur dari Bekasi, Depok, Tangerang, dan Bogor.
Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membuat kebijakan soal penyesuaian tarif layanan Transjabodetabek.
Penyesuaian mengenai tarif baru Transjabodetabek ini rencananya diberlakukan pada bulan Juni 2026.
1. Penyesuaian tarif tak hanya berlaku untuk satu rute

Pramono mengatakan, penyesuaian tarif tak cuma berlaku untuk satu rute, tetapi juga untuk sejumlah lintasan yang menghubungkan wilayah penyangga Jakarta, yakni Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Dia mengatakan, rute Blok M ke Bandara Soekarno-Hatta juga akan mengalami penyesuaian.
"Untuk tarif TJ Blok M, Transjabodetabek ya, kalau itu bukan TJ, tapi Transjabodetabek segera akan kami putuskan. Pada bulan-bulan ini kita akan memutuskan beberapa rute, bukan hanya Blok M ke Soekarno-Hatta, tetapi juga Transjabodetabek lainnya yang perlu penyesuaian," ujar Pramono dalam keterangannya di kawasan Matraman, Jakarta Timur, Jumat (5/6/2026).
2. Subsidi yang terlalu besar

Dia mengatakan, pertimbangan utama Transjabodetabek mengalami penyesuaian tarif karena biaya subsidinya yang terlalu besar.
"(Alasan penyesuaian tarif Transjabodetabek) karena memang subsidinya terlalu besar," kata Pramono.
Saat ini, terdapat sekitar 15 rute Transjabodetabek yang beroperasi menghubungkan wilayah Jakarta dengan kota-kota penyangga seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
3. 15 rute Transjabodetabek

Rute layanan ini juga terintegrasi langsung dengan sistem TransJakarta.
Berikut jurusan Transjabodetabek yang akan terdampak penyesuaian tarif:


















