TOP 5: Geger Kasus Pelecehan Seksual di Kampus FH UI-Darurat Ikan Sapu-sapu

- Sebanyak 16 mahasiswa FH UI diduga melakukan pelecehan seksual verbal di grup chat sejak 2025, dengan 27 korban termasuk dosen, memicu sorotan publik terhadap lingkungan kampus.
- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan menggelar rapat khusus untuk menanggulangi penyebaran ikan sapu-sapu yang merusak ekosistem sungai di Ibu Kota.
- Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menghentikan wacana war ticket haji setelah menuai kritik, sementara riset UI ungkap siswa sering menyisakan sayuran dalam program MBG.
Jakarta, IDN Times - Berbagai menarik ditayangkan di kanal News IDN Times pada Selasa (14/4/2026). Di antaranya berita tentang kasus pelecehan seksual yang diduga dilakukan 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI). Kasus pelecehan seksual itu dilakukan secara verbal di dalam sebuah grup chat.
Selain itu, ada juga berita tentang Jakarta darurat ikan sapu-sapu. Ikan invasif itu dinilai telah mengganggu ekosistem sungai di Ibu Kota, sehingga Pemerintah Provinsi DKI berencana untuk membasminya.
Untuk mengetahui selengkapnya berita-berita menarik tersebut, berikut dirangkum dalam Top 5 News IDN Times.
1. Fakta Pelecehan di Grup Chat Mahasiswa FH UI: 27 Korban Termasuk Dosen
Jagat perguruan tinggi Tanah Air kembali diguncang skandal seksual. Sebanyak 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) diduga melakukan pelecehan seksual secara verbal di dalam sebuah grup chat.
Fakta terbaru mengungkap tindakan meresahkan ini telah tertutup cukup lama, sejak 2025 lalu. Parahnya, korban pelecehan ini tidak hanya menyasar sesama mahasiswa, tetapi juga dosen.
2. Jakarta Darurat Ikan Sapu-Sapu, Pramono Akan Gelar Rapat Khusus
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan menggelar rapat khusus bersama seluruh wali kota administratif membahas penanganan ikan sapu-sapu. Ikan invasif itu dinilai telah mengganggu ekosistem sungai di Ibu Kota.
“Dalam waktu dekat ini Pemerintah DKI Jakarta akan mengadakan rapat khusus mengenai ikan sapu-sapu karena saya akan minta seluruh wali kota, kalau di Pulau Seribu tidak, semua wali kota untuk menangani ini karena memang dampaknya sudah terasa,” ujar Pramono di Jakarta Timur, Selasa (14/4/2026).
3. Menhaj Setop Wacana War Ticket Haji usai Menuai Gelombang Kritik
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf, menyetop wacana war ticket haji setelah menimbulkan polemik di masyarakat. Ia mengakui wacana tersebut merupakan ide yang muncul sebagai upaya mengatasi antrean daftar haji.
"Kalau itu dianggap sebagai terlalu prematur ya akan kita tutup dulu sampai hari ini," kata Irfan dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI, Jakarta, Selasa (14/4/2026).
4. Riset Ungkap Mayoritas Siswa Tak Habiskan Sayuran di Menu MBG
Meskipun program Makan Bergizi Gratis (MBG) dirancang untuk memenuhi standar Angka Kecukupan Gizi (AKG) siswa, temuan di lapangan menunjukkan tantangan besar pada tingkat konsumsi peserta didik. Mayoritas siswa dilaporkan sering menyisakan makanan mereka, dengan sayuran menjadi komponen yang paling banyak dibuang.
Metodologi dan Sumber Riset Data ini berdasarkan riset evaluasi yang dilakukan Labsosio-Pusat Kajian Sosiologi Universitas Indonesia (UI) pada periode Oktober hingga Desember 2025. Penelitian ini melibatkan 1.267 responden yang tersebar di 30 sekolah di lima kabupaten/kota.
5. Kemhan Tegaskan Izin Lintas Udara Tak Masuk Dalam MDCP yang Diteken RI-AS
Kementerian Pertahanan RI menegaskan, isu izin lintas udara penuh bagi pesawat militer Amerika Serikat (AS) tidak ikut dimasukan ke dalam kerangka kesepakatan pertahanan atau Major Defence Cooperation Partnership (MDCP).
Pernyataan itu disampaikan untuk merespons tanda tanya di Tanah Air usai Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin bertemu dengan Menteri Urusan Perang AS, Pete Hegseth di Pentagon pada Senin (13/4/2026).















