Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Usut Tuntas Pilot Malaysia Bawa Narkoba, Bareskrim Polri Rangkul PDRM
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso (IDN Times/Irfan Fathurohman)

  • Bareskrim Polri dan PDRM bekerja sama mengusut jaringan penyelundupan narkoba yang melibatkan pilot Malaysia Airlines, Mohd Saufi bin Othman.
  • Tim narkotika, intelijen, dan penyidik PDRM akan datang ke Jakarta untuk menjalankan investigasi bersama dengan Bareskrim Polri.
  • Pengumpulan bukti berlangsung 11–15 Agustus 2026, menelusuri sumber pasokan, modus, keterlibatan sindikat Indonesia, serta celah keamanan di KLIA.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah kedatangan tim PDRM ke Jakarta penting?
Vote Now
Senin (10/8/2026)

Brigjen Eko Hadi Santoso menyatakan tim dari Kepolisian Malaysia, khususnya Satuan Narkotika, akan mendatangi Bareskrim Polri untuk investigasi bersama.

tanggal 11 hingga 15 Agustus

Tim investigasi dan intelijen PDRM berada di Jakarta untuk membantu penyelidikan kasus tersebut.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah kedatangan tim PDRM ke Jakarta penting?
Vote Now
  • What?
    Bareskrim Polri dan PDRM mengusut kasus penyelundupan narkoba yang dilakukan Pilot Malaysia Airlines Mohd Saufi bin Othman.
  • Who?
    Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Satuan Kriminal Narkotika PDRM, Brigjen Eko Hadi Santoso, dan Datuk Hussein Omar Khan.
  • Where?
    Penyidikan bersama dilakukan di Jakarta; pemeriksaan juga mencakup pintu keluar Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA).
  • When?
    Pada Senin (10/8/2026), Eko menyatakan tim akan datang besok. Tim PDRM berada di Jakarta dari tanggal 11 hingga 15 Agustus.
  • Why?
    Untuk mengumpulkan informasi terkait jaringan sindikat, sumber pasokan narkoba, metode penyelundupan, dan kemungkinan keterkaitan tersangka dengan sindikat di Indonesia.
  • How?
    Melalui investigasi dan penyidikan bersama, dengan tim investigasi serta intelijen PDRM mengidentifikasi sumber pasokan, metode penyelundupan, dan pemeriksaan keamanan di KLIA.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah kedatangan tim PDRM ke Jakarta penting?
Vote Now

Polisi dari Indonesia dan Malaysia sedang mencari tahu tentang narkoba yang dibawa Pilot Malaysia Airlines, Mohd Saufi bin Othman. Besok, tim polisi Malaysia datang ke Jakarta. Mereka mencari asal narkoba, cara dibawa, dan orang-orang dalam sindikat. Tim itu berada di Jakarta dari 11 hingga 15 Agustus.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah kedatangan tim PDRM ke Jakarta penting?
Vote Now

Penyidikan bersama Bareskrim Polri dan PDRM membuka ruang pertukaran informasi dalam pengusutan kasus ini. Kehadiran tim investigasi dan intelijen PDRM di Jakarta memungkinkan pengumpulan informasi tentang sumber pasokan, metode penyelundupan, serta keterkaitan tersangka dengan sindikat di Indonesia dilakukan dalam rangkaian penyelidikan yang sama.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah kedatangan tim PDRM ke Jakarta penting?
Vote Now

Jakarta, IDN Times - Bareskrim Polri resmi bergandengan tangan dengan Polis Di Raja Malaysia (PDRM) untuk mengusut tuntas jaringan penyelundupan narkoba, yang melibatkan pilot Malaysia Airlines Mohd Saufi bin Othman.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, mengonfirmasi Jabatan Siasatan Jenayah Narkotik (JSJN) PDRM menerjunkan timnya langsung ke Jakarta guna melakoni penyidikan bersama.

"Tim Kepolisian Malaysia, khususnya Satuan Narkotika, mendatangi Bareskrim Polri besok untuk melakukan investigasi bersama," ujar Eko saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (10/8/2026).

Secara terpisah, Direktur JSJN PDRM, Datuk Hussein Omar Khan, menegaskan tim intelijen dan penyidik dikirim khusus demi membongkar jejaring sindikat internasional yang menaungi tersangka.

Tim kepolisian Negeri Jiran tersebut dijadwalkan mengumpulkan bukti di Jakarta pada 11–15 Agustus 2026, guna mendalami asal-usul pasokan narkoba, modus operandi, serta dugaan keterlibatan sindikat di Indonesia.

PDRM berjanji membedah seluruh alur peredaran gelap ini, mulai dari pemasok, jaringan yang terlibat, hingga celah keamanan yang dilalui pelaku di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA).

Sampaikan pilihanmu

Apakah kedatangan tim PDRM ke Jakarta penting?

See More

Curated For You

Editorial Team

Related Article