Jakarta, IDN Times - Bareskrim Polri resmi bergandengan tangan dengan Polis Di Raja Malaysia (PDRM) untuk mengusut tuntas jaringan penyelundupan narkoba, yang melibatkan pilot Malaysia Airlines Mohd Saufi bin Othman.
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, mengonfirmasi Jabatan Siasatan Jenayah Narkotik (JSJN) PDRM menerjunkan timnya langsung ke Jakarta guna melakoni penyidikan bersama.
"Tim Kepolisian Malaysia, khususnya Satuan Narkotika, mendatangi Bareskrim Polri besok untuk melakukan investigasi bersama," ujar Eko saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (10/8/2026).
Secara terpisah, Direktur JSJN PDRM, Datuk Hussein Omar Khan, menegaskan tim intelijen dan penyidik dikirim khusus demi membongkar jejaring sindikat internasional yang menaungi tersangka.
Tim kepolisian Negeri Jiran tersebut dijadwalkan mengumpulkan bukti di Jakarta pada 11–15 Agustus 2026, guna mendalami asal-usul pasokan narkoba, modus operandi, serta dugaan keterlibatan sindikat di Indonesia.
PDRM berjanji membedah seluruh alur peredaran gelap ini, mulai dari pemasok, jaringan yang terlibat, hingga celah keamanan yang dilalui pelaku di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA).
