Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Wamen HAM Terjebak di Doha, Status Penerbangan Diumumkan 6 Maret

Wamen HAM Terjebak di Doha, Status Penerbangan Diumumkan 6 Maret
Wamen HAM Mugiyanto saat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR membahas revisi KUHAP, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/9/2025) (Youtube/Komisi III DPR RI)
Intinya Sih
  • Wamen HAM Mugiyanto dan tim Kemenham tertahan di Doha akibat penutupan ruang udara imbas konflik Iran, AS, dan Israel, dengan status penerbangan baru diumumkan pada 6 Maret 2026.

  • Sekitar 214 WNI terdampar di Doha saat menuju sidang Dewan HAM PBB di Jenewa, sementara pemerintah berkoordinasi melalui KBRI untuk memastikan kebutuhan serta keselamatan mereka.

  • Pemerintah menyiapkan beberapa skenario, termasuk evakuasi bila diperlukan, dan mengimbau seluruh WNI di Qatar mematuhi arahan Dubes RI serta otoritas setempat demi keamanan bersama.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Wakil Menteri HAM, Mugiyanto, bersama tim Kementerian HAM masih tertahan di Doha, Qatar, imbas penutupan ruang udara akibat konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel, yang berlangsung sejak 28 Februari 2026. Dia mengatakan pengumuman status penerbangan di Qatar dari Doha Airport akan diumumkan besok.

"Masih belum ada perkembangan. Status penerbangan dari Doha Airport akan diumumkan 6 Maret. Semoga sudah bisa dimulai ada penerbangan," kata dia kepada IDN Times, Kamis (5/3/2026).

1. Sebut ada 214 WNI tertahan di Doha

Wamen HAM Terjebak di Doha, Status Penerbangan Diumumkan 6 Maret
Suasana di Doha, Qatar. (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Mugiyanto bersama tim Kemenham tertahan di Doha sudah lima hari. Mereka berada di Qatar dalam perjalanan untuk menghadiri sidang Dewan HAM PBB di Jenewa. Dia tinggal di Wisma Indonesia dan berkoordinasi dengan Dubes RI untuk Qatar, Syahda Guruh Langkah Samudera, guna menangani dan memfasilitasi sekitar 214 WNI yang terdampar di Doha.

"Melalui Zoom meeting dengan mereka pagi ini, Kedubes di Doha dan saya sebagai Wakil Menteri HaM turut mendengarkan kekhawatiran, kebutuhan dan rencana-rencana warga yang terdampar untuk mencari jalan ke luar Doha untuk melanjutkan perjalanan," kata dia.

2. Minta seluruh WNI patuhi aturan dan imbauan yang ada

Wamen HAM Terjebak di Doha, Status Penerbangan Diumumkan 6 Maret
Para pengendara melintas di dekat kepulan asap yang dilaporkan berasal dari serangan Iran di kawasan industri Doha, Qatar pada 1 Maret 2026. (MAHMUD HAMS/AFP)

Di tengah eskalasi konflik yang terjadi, Mugiyanto mengatakan, negara akan selalu hadir melindungi dan melayani warga, serta memastikan keamanan dan keselamatan mereka yang terjebak, termasuk 27 ribu WNI yang ada di Qatar karena bekerja, sekolah atau menetap tinggal di Qatar.

"Kami sampaikan agar seluruh WNI agar mematuhi arahan dan imbauan Dubes RI dan otoritas Qatar terkait keselamatan," ujar Mugiyanto.

3. Sudah ada beberapa skenario disiapkan

Wamen HAM Terjebak di Doha, Status Penerbangan Diumumkan 6 Maret
Penampakan suasana di Bandara Doha pada Minggu (1/3/2026). (Dok. Direktur Enterprise & Business Service Telkom, Veranita Yosephine)

Mugiyanto mengatakan pemerintah telah siapkan sejumlah skenario, termasuk evakuasi bila memang diperlukan. Duta besar juga, kata dia, menyampaikan pemerintah menghormati bila ada warga yang akan melakukan upaya evakuasi mandiri, misalnya dengan menempuh jalan darat ke Arab Saudi, guna melanjutkan penerbangan dari sana.

Mugiyanto juga mengatakan, KBRI Qatar dan Arab Saudi juga bakal mendampingi dan saling berkoordinasi untuk keselamatan WNI.

"Intinya KBRI dan KemenHAM menjadikan perlindungan dan keselamatan WNI sebagai hal yang utama yang paling untuk dijadikan pertimbangan bertindak," katanya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rochmanudin Wijaya
EditorRochmanudin Wijaya
Follow Us

Latest in News

See More