Jakarta, IDN Times - Arab Saudi menutup sementara jalur pipa minyak Timur-Barat setelah serangan drone dari Irak. Pemerintah Arab Saudi menyatakan serangan itu menyebabkan sejumlah orang terluka dan kerusakan yang dampaknya masih dinilai.
Kelompok Islamic Resistance in Iraq (IRI) membantah terlibat dalam serangan tersebut. Laman Tehran Times melansir bahwa kelompok ini siap berpartisipasi dalam komite pencari fakta pemerintah, sedangkan Palestine Chronicle menyebut mereka juga meminta Baghdad membentuk penyelidikan resmi untuk menentukan pihak mana yang bertanggung jawab.
