Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Dasco Ungkap Alasan Prabowo Masuk BoP dan Kirim Pasukan ke Palestina

Dasco Ungkap Alasan Prabowo Masuk BoP dan Kirim Pasukan ke Palestina
Presiden Prabowo Subianto memberi sambutan saat menghadiri tasyakuran HUT Ke-1 Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara di Wisma Danantara, Jakarta, Rabu (11/3). ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
  • Sufmi Dasco Ahmad menjelaskan rencana Presiden Prabowo untuk melibatkan Indonesia dalam Board of Peace dan mengirim pasukan perdamaian ke Palestina guna menggantikan posisi pasukan Israel.
  • Langkah ini dimaksudkan agar pasukan Indonesia dapat langsung melindungi warga Palestina, sekaligus menunjukkan tindakan nyata dibanding sekadar retorika diplomatik.
  • Dasco menegaskan keyakinan bahwa hanya Prabowo yang mampu menyelamatkan rakyat Palestina melalui pengiriman tentara dan peralatan tanpa menimbulkan kecurigaan dari pihak Palestina.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, membeberkan alasan Presiden Prabowo Subianto mengenai rencana Indonesia untuk terlibat dalam "Board of Peace" (BOP) dan mengirimkan pasukan perdamaian ke Palestina.

Menurut Dasco, langkah ini diambil untuk efektif melindungi warga Palestina dengan menggantikan posisi pasukan Israel di wilayah pendudukan. Dasco menceritakan bahwa dirinya sempat bertanya langsung kepada Prabowo mengenai alasan di balik keputusan tersebut.

"Saya tanya, 'Pak, kenapa sih, Pak?'," ujar Dasco.

Ia mengatakan, Prabowo kemudian menjelaskan bahwa wilayah yang akan dimasuki bukanlah zona kosong.

"Kamu tahu nggak? Daerah, zona-zona yang kita mau masuk itu bukan zona-zona yang pada saat ini kosong. Daerah, zona-zona yang kita masuk itu adalah zona-zona yang saat ini dikuasai oleh tentara-tentara Israel," jelasnya dalam video yang dikutip dari Instagram koalisi.Indonesia.maju, Rabu (11/3/2026)

1. Pasukan Indonesia bisa jaga Palestina

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad sebut sejumlah revisi uu akan dikebut rampung tahun ini. (IDN Times/Amir Faisol).
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad sebut sejumlah revisi uu akan dikebut rampung tahun ini. (IDN Times/Amir Faisol).

Logika di balik strategi ini, lanjut Dasco, adalah agar pasukan Indonesia dapat secara langsung mengambil alih fungsi perlindungan terhadap masyarakat Palestina.

"Sehingga kalau kita kirim pasukan kita, pasukan-pasukan Israel itu akan keluar dari sana dan otomatis kita yang akan jaga saudara-saudara kita yang di sana," papar Dasco.

2. Tindakan nyata bukan omon-omon

Presiden Prabowo Subianto meresmikan 218 jembatan di berbagai wilayah di Indonesia yang digelar secara hybrid melalui konferensi video dari kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Senin (9/3).
Presiden Prabowo Subianto meresmikan 218 jembatan di berbagai wilayah di Indonesia yang digelar secara hybrid melalui konferensi video dari kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Senin (9/3). (dok. BPMI Setpres/Muchlis Jr)

Menurut Dasco bahwa Prabowo berpandangan tanpa keterlibatan langsung, upaya Indonesia tidak akan membuahkan hasil nyata dan hanya akan sebatas retorika.

"Kalau kita di luar, kita cuma omon-omon, kita nggak akan bisa berbuat. Itu negara-negara Islam yang lain, antara masuk-keluar, masuk-keluar 'kan nunggu Indonesia kemarin. Sehingga akhirnya Pak Prabowo bilang, 'Oke, bismillah kita masuk, kita akan berbuat yang terbaik untuk bangsa," ucapnya.

3. Prabowo bisa menyelamatkan rakyat Palestina dengan mengirimkan tentara

ilustrasi TNI (IDN Times/Ilman Nafi'an)
ilustrasi TNI (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Dasco juga mengutip pernyataan Prabowo yang menegaskan komitmennya untuk mengambil tindakan nyata meski Prabowo mengaku bukan orang Islam yang taat.

"Tapi hanya Prabowo Subianto yang kalau keadaannya nggak perang sekarang ini, yang bisa menyelamatkan rakyat Palestina dengan mengirimkan tentara dan peralatan dan berdiri tegak di situ dan bisa diterima oleh saudara-saudara kita bangsa Palestina tanpa menimbulkan kecurigaan," tegasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in News

See More