Jakarta, IDN Times - Kementerian Luar Negeri RI menegaskan posisi Indonesia terhadap isu Taiwan tetap berpedoman pada kebijakan One China Policy di tengah kegiatan passing exercise antara KRI I Gusti Ngurah Rai-332 dan kapal perang China. Juru Bicara I Kemlu RI Yvonne Mewengkang mengatakan pemerintah memahami lokasi kegiatan di perairan sebelah timur Taiwan membuat interaksi tersebut menjadi sensitif.
Namun, menurut dia, kehadiran KRI I Gusti Ngurah Rai-332 di kawasan tersebut berkaitan dengan rute pelayaran kapal dalam perjalanan kembali ke Indonesia.
KRI I Gusti Ngurah Rai-332 sebelumnya mengikuti latihan bersama dengan Rusia di Vladivostok. Dalam perjalanan pulang, kapal Indonesia melakukan interaksi terbatas dengan angkatan laut negara-negara yang dilintasinya, termasuk China.
