Jakarta, IDN Times – Markas Besar Khatam al-Anbiya Iran mengeluarkan peringatan keras kepada kapal-kapal yang keluar dari rute resmi di Selat Hormuz pada Kamis (2/7/2026). Otoritas militer tersebut menegaskan bahwa setiap pelanggaran terhadap protokol navigasi Iran akan langsung direspons secara kuat oleh angkatan bersenjata, sehingga dapat membahayakan keamanan kapal yang melanggar.
"Setiap kegagalan untuk mematuhi dan keluar dari rute yang ditentukan, atau mengabaikan protokol navigasi Republik Islam Iran di Selat Hormuz, akan disambut dengan tanggapan langsung dan kuat dari angkatan bersenjata," sebut pernyataan resmi Markas Besar Khatam al-Anbiya melalui kantor berita Tasnim, sebagaimana dilansir dari laporan First Post.
Ancaman ini muncul di tengah upaya kawasan untuk pulih setelah sempat mengalami blokade oleh Iran di awal konflik. Blokade tersebut sebelumnya telah mengganggu jalur perdagangan global dan memicu lonjakan harga energi di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat (AS).
