Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kemlu RI Benarkan 4 WNI Diculik Bajak Laut Gabon

Kemlu RI Benarkan 4 WNI Diculik Bajak Laut Gabon
Plt Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI Henny Hamidah. (IDN Times/Marcheilla Ariesta)
Intinya sih...
  • Kronologi pembajakan kapal IB FISH 7: Kapal diserang oleh tiga pria bersenjata, 9 awak termasuk 4 WNI diculik, dan otoritas Gabon berhasil melacak posisi kapal.
  • Kemlu dan KBRI Yaounde sigap koordinasi: Melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak untuk mempercepat upaya penyelamatan awak kapal yang diculik.
  • Perairan Teluk Guinea rawan pembajakan: Aksi pembajakan menyoroti kerawanan keamanan di kawasan Teluk Guinea, Kemlu RI akan terus memantau perkembangan situasi.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengonfirmasi empat warga negara Indonesia (WNI) menjadi korban penculikan dalam aksi pembajakan kapal ikan di perairan Gabon, Afrika Tengah. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (11/1/2026) dan melibatkan kapal penangkap ikan berbendera Gabon, IB FISH 7 (Liang Peng Yu 828).

Dari total 12 awak kapal, sembilan orang diculik oleh para pelaku, termasuk empat WNI. Sementara itu, tiga awak kapal lainnya—dua di antaranya WNI—dilaporkan selamat dan masih berada di kapal dalam kondisi aman.

Pelaksana Tugas Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Henny Hamidah mengatakan, pemerintah Indonesia bergerak cepat begitu menerima informasi terkait pembajakan tersebut. Hingga kini, pasukan Angkatan Laut Gabon masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku.

Tiga awak kapal yang selamat, termasuk dua WNI, telah berada dalam pengawalan Angkatan Laut Gabon dan dibawa menuju Libreville, ibu kota Gabon, untuk pengamanan lebih lanjut.

1. Kronologi pembajakan kapal IB FISH 7

Kemlu RI Benarkan 4 WNI Diculik Bajak Laut Gabon
ilustrasi bajak laut (unsplash.com/Elena Theodoridou)

Sebelumnya dilaporkan, kapal IB FISH 7 diserang oleh tiga pria bersenjata saat tengah melakukan aktivitas penangkapan ikan di sekitar tujuh mil laut dari wilayah Ekwata, perairan Gabon. Dalam serangan tersebut, para pelaku naik ke kapal dan menculik sebagian besar awak.

Kepala Staf Angkatan Laut Gabon Laksamana Madya Charles Hubert Bekale Meyong menyebut, selain empat WNI, korban penculikan juga melibatkan lima warga negara China. Sementara awak kapal lainnya berasal dari Indonesia, China, dan Burkina Faso.

Setelah serangan terjadi, otoritas Gabon berhasil melacak posisi kapal dan mengamankannya sebelum dikawal ke pelabuhan. Kejaksaan setempat juga telah membuka penyelidikan terkait aksi pembajakan tersebut.

2. Kemlu dan KBRI Yaounde langsung sigap koordinasi

Kemlu RI Benarkan 4 WNI Diculik Bajak Laut Gabon
Plt Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI Henny Hamidah. (IDN Times/Marcheilla Ariesta)

Henny menjelaskan, Kemlu melalui Kedutaan Besar RI (KBRI) Yaounde langsung melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk otoritas setempat, perusahaan atau agen kapal, serta pihak-pihak terkait lainnya.

“Langkah ini dilakukan untuk mempercepat upaya penyelamatan awak kapal yang diculik, memperoleh informasi terkini mengenai kondisi kesehatan para WNI ABK, serta memastikan hak-hak ketenagakerjaan para WNI dan keluarganya tetap dipenuhi,” ujar Henny dalam keterangan yang diterima IDN Times, Selasa (13/1/2026).

Kemlu dan KBRI Yaounde juga terus berkomunikasi dengan pemerintah Gabon guna memastikan penanganan kasus berjalan optimal dan keselamatan para WNI menjadi prioritas utama.

3. Perairan Teluk Guinea rawan pembajakan

Kemlu RI Benarkan 4 WNI Diculik Bajak Laut Gabon
ilustrasi bajak laut (unsplash.com/Nick Karvounis)

Aksi pembajakan ini kembali menyoroti kerawanan keamanan di kawasan Teluk Guinea, jalur laut strategis di Samudra Atlantik yang membentang dari Senegal hingga Angola. Wilayah ini dikenal rawan aksi perompakan dan penculikan awak kapal, terutama kapal ikan dan kapal niaga.

Kemlu RI menegaskan akan terus memantau perkembangan situasi dan memberikan pendampingan penuh hingga seluruh WNI korban pembajakan dipastikan selamat dan hak-haknya terpenuhi.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in News

See More

Profil Nanik S Deyang, Jurnalis Senior Kini Jadi Wakil Kepala BGN

13 Jan 2026, 18:00 WIBNews