Ditolak Spanyol Pakai Pangkalan Militer, Trump Ngambek dan Ancam Tarif

- Presiden AS Donald Trump mengancam memutus perdagangan dengan Spanyol setelah negara itu menolak penggunaan pangkalan militernya untuk serangan terhadap Iran.
- Pemerintah Spanyol menegaskan penolakan tersebut sesuai hukum internasional dan piagam PBB, serta mendapat dukungan dari Uni Eropa yang meminta AS menghormati perjanjian dagang.
- Trump juga mengkritik Spanyol karena tidak menaikkan anggaran pertahanan NATO hingga 5 persen, memperburuk ketegangan diplomatik antara kedua negara.
Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengancam untuk mengakhiri perdagangan dengan Spanyol. Trump kesal karena kurangnya dukungan Spanyol atas serangan AS dan Israel terhadap Iran dengan menolak meminjamkan pangkalan udaranya.
Dia juga sebal akan penolakan Spanyol tersebut untuk meningkatkan pengeluaran NATO-nya.
"Kami akan memutus semua perdagangan dengan Spanyol. Kita tidak ingin berhubungan dengan Spanyol," kata Trump kepada wartawan selama pertemuan di Ruang Oval dengan Kanselir Jerman Friedrich Merz, dilansir Al Jazeera.
1. Spanyol tak izinkan AS menggunakan pangkalan bersama untuk perang

Komentar Trump muncul sehari setelah Menteri Luar Negeri Spanyol, Jose Manuel Albares, mengatakan negaranya tidak akan mengizinkan AS untuk menggunakan pangkalan yang dioperasikan bersama di Spanyol selatan dalam serangan apa pun yang tidak tercakup oleh piagam PBB. Albares mencatat, pangkalan militer di Spanyol tidak digunakan dalam serangan akhir pekan terhadap Iran.
"Berdasarkan semua informasi yang saya miliki, pangkalan-pangkalan tersebut tidak digunakan untuk operasi militer ini," kata Albares kepada televisi publik Spanyol, dilansir dari Al Jazeera, Rabu (4/3/2026).
Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, mengecam serangan AS dan Israel terhadap Iran yang dimulai pada Sabtu sebagai intervensi militer yang tidak beralasan dan berbahaya di luar ranah hukum internasional, yang merupakan penyimpangan lain dari kebijakan AS.
"Pemerintah Spanyol tidak akan mengizinkan penggunaan pangkalan-pangkalan tersebut untuk apa pun di luar kesepakatan atau yang tidak sesuai dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa," kata Albares, merujuk pada pangkalan angkatan laut Rota dan pangkalan udara Moron.
2. Ancaman Trump bagi Spanyol

Trump menegaskan AS bisa saja menggunakan pangkalan tersebut, meski Spanyol menolak. Ada gelagat, Trump mau memaksakan kehendaknya kepada Spanyol.
"Kami bisa terbang ke sana dan menggunakannya. Tidak ada yang akan mengatakan kepada kami untuk tidak menggunakannya. Tapi, kami tidak harus melakukannya," kata Trump.
Tidak jelas bagaimana Trump akan memutus perdagangan dengan Spanyol, mengingat berada di bawah naungan Uni Eropa. Uni Eropa menegosiasikan kesepakatan perdagangan atas nama seluruh 27 negara anggotanya.
"Jika pemerintahan AS ingin meninjau perjanjian perdagangan tersebut, mereka harus melakukannya dengan menghormati otonomi perusahaan swasta, hukum internasional, dan perjanjian bilateral antara Uni Eropa dan Amerika Serikat," kata juru bicara dari kantor Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez.
Uni Eropa mengatakan, pihaknya mengharapkan pemerintahan Trump untuk menghormati kesepakatan perdagangan yang disepakati dengan blok 27 negara tersebut di Skotlandia tahun lalu setelah berbulan-bulan ketidakpastian ekonomi akibat serangan tarif Trump.
"Komisi akan selalu memastikan, kepentingan Uni Eropa sepenuhnya dilindungi," kata juru bicara Komisi Eropa, Olof Gill.
3. Trump keluhkan Spanyol kurangi pembiayaan NATO

Karena ditolak, Trump juga kembali mengeluhkan keputusan Spanyol pada 2025 untuk menarik diri dari target pengeluaran pertahanan NATO sebesar lima persen. Saat itu, Spanyol mengatakan dapat mencapai kemampuan militernya dengan menghabiskan 2,1 persen dari produk domestik brutonya, sebuah langkah yang dikritik keras oleh Trump dan ditanggapi dengan ancaman tarif. Spanyol, kata Trump, adalah satu-satunya negara di NATO yang tidak setuju untuk meningkatkan pengeluaran hingga lima persen.
"Saya rasa mereka tidak setuju untuk meningkatkan pengeluaran hingga angka berapa pun. Mereka ingin tetap di angka dua persen dan tidak membayarnya," ujar Trump.
Spanyol membela posisinya dan menegaskan posisi sebagai anggota kunci NATO.
"Kami anggota kunci NATO yang memenuhi komitmennya dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pertahanan wilayah Eropa," kata juru bicara di kantor Sanchez.
Sikap Spanyol mengenai penggunaan pangkalan AS di wilayahnya menandai peningkatan ketegangan terbaru dalam hubungannya dengan pemerintahan Trump. Di bawah Sanchez, pemimpin progresif utama terakhir di Eropa, Spanyol juga telah menjadi kritikus vokal terhadap perang Israel di Gaza.


















