Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kepulangan via Madinah, Inspektorat Jendral Soroti Layanan Lansia

Kepulangan via Madinah, Inspektorat Jendral Soroti Layanan Lansia
Jemaah haji lansia dari embarkasi SUB kloter 61 bersiap untuk kepulangan ke Tanah Air (IDN Times/Yogie Fadila/MCH 2026)
Intinya Sih
  • Gelombang kedua kepulangan jemaah haji Indonesia dimulai dari Bandara Madinah dengan kloter pertama asal Kertajati, disaksikan langsung oleh Inspektorat Jenderal Kemenhaj RI.
  • Itjen menyoroti pentingnya peningkatan layanan bagi jemaah lansia, termasuk penambahan armada golf car dan petugas khusus untuk memastikan kenyamanan kelompok rentan.
  • Sebanyak 8.500 jemaah dari 22 kloter dijadwalkan terbang pada hari pertama, sementara PPIH mengingatkan aturan ketat barang bawaan agar proses keberangkatan tetap lancar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Madinah, IDN Times — Fase kepulangan jemaah haji Indonesia gelombang kedua resmi bergeser melalui Bandara Internasional Prince Mohammad bin Abdulaziz, Madinah, pada Selasa (16/6/2026). Rombongan pembuka yang membelah langit Madinah menuju Tanah Air adalah kloter 21 asal embarkasi Kertajati (KJT 21) yang lepas landas tepat pada pukul 00.20 Waktu Arab Saudi (WAS).

Kelancaran proses pergerakan puluhan ribu jemaah di hari perdana ini mendapat atensi pengawasan langsung dari Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI.

Wakil Ketua Tim 2 Pemantauan dan Pengawasan Itjen Kemenhaj RI, Diaz Ismaya Abadi, turun meninjau langsung kesiapan petugas serta alur kedatangan jemaah di Paviliun 5 Bandara Madinah.

1. Pendorongan mulus, kinerja Petugas diapresiasi

20260616_115115.jpg
Wakil Ketua Tim 2 Pemantauan dan Pengawasan Itjen Kemenhaj RI, Diaz Ismaya Abadi (IDN Times.com/Yogie Fadila/MVJB6EY

Dalam hasil pantauannya, Diaz memastikan bahwa manajemen pergerakan jemaah berjalan presisi. Rantai evakuasi mulai dari penjemputan di hotel-hotel Madinah hingga jemaah menjejakkan kaki di area bandara terpantau tidak menemui hambatan teknis.

"Kami melihat sebenarnya sejak pendorongan jemaah dari hotel di Madinah berjalan lancar sesuai jadwalnya, tidak ada kendala apa pun. Tiba di bandara semua jemaah sudah terlayani," ungkap Diaz seusai melakukan peninjauan di lokasi, Selasa (16/6/2026).

Pihaknya turut memberikan apresiasi terhadap responsivitas jajaran Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Bandara.

"Sampai dengan saat ini pemantauan kami, petugas yang di Daker Bandara cukup maksimal. Semua pekerjaan yang sudah dilakukan oleh teman-teman di bandara sudah dikerjakan oleh pos-posnya masing-masing, dan insyaallah jemaah mendapatkan layanan terbaik," tegasnya.

2. Prioritaskan layanan lansia, butuh tambahan Golf Car

Petugas membantu penumpang menaiki golf car di Bandara Prince Mohammad bin Abdulaziz, Madinah, di bawah langit cerah.
Layanan Golf Car di Bandara Prince Mohammad bin Abdulaziz, Madinah (Dok. MCH 2026)

Sebagai ujung tombak pelindungan jemaah, Itjen menaruh perhatian khusus pada aspek layanan bagi kelompok rentan dan lanjut usia (lansia). Diaz mencatat para petugas telah aktif membantu mengevakuasi jemaah lansia menggunakan kursi roda maupun armada golf car untuk mendapatkan akses prioritas di terminal keberangkatan.

Meski pelaksanaannya terbilang baik, Diaz tetap memberikan satu catatan evaluasi konstruktif demi mengantisipasi lonjakan jemaah di hari-hari mendatang. Ia merekomendasikan adanya penebalan armada dan personel di sektor lansia.

"Evaluasinya, golf car dibanyakin lagi, petugas lansianya juga diperbanyak," imbau Diaz.

3. 8.500 jemaah diterbangkan pada hari pertama

Petugas Inspektorat Jenderal Kemenhaj memeriksa kualitas makanan yang diterima jemaah haji Indonesia di area tunggu keberangkatan.
Petugas dari Inspektorat Jenderal Kemenhaj melakukan pemeriksaan terhadap kualitas makanan yang disajikan untuk jemaah haji Indonesia (IDN Times/Yogie Fadila/MCH 2026)

Arus kepulangan gelombang kedua via Madinah ini dijadwalkan akan berlangsung maraton selama 15 hari, hingga berakhir pada 30 Juni 2026. Kepala Daker Bandara PPIH Arab Saudi, Abdul Basir, menyebut bahwa pada hari pertama ini saja, ada sekitar 8.500 jemaah yang dipulangkan.

"Dijadwalkan ada 22 kloter yang akan terbang mulai Selasa (16/6/2026) dini hari pukul 00:20 WAS sampai dengan Rabu (17/6/2026) pukul 04.00 WAS," urai Basir.

Agar antrean di mesin X-Ray tidak mengular, PPIH kembali mewanti-wanti jemaah terkait aturan barang bawaan. Kasus pembongkaran koper paksa yang bisa menunda keberangkatan harus dihindari dengan cara tidak membawa barang-barang terlarang, di antaranya:

• Dilarang masuk koper besar & kabin: Air Zamzam dalam kemasan apa pun, senjata tajam (gunting/alat cukur), dan cairan aerosol.

• Dilarang masuk koper kabin: Payung dan kabel rol.

Sebagai catatan, dimulainya fase kepulangan via Madinah ini sekaligus menutup tirai operasional kepulangan gelombang pertama dari Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah. Penerbangan pamungkas di Jeddah diakhiri oleh kloter 14 embarkasi Batam (BTH 14) pada Selasa dini hari pukul 01.45 WAS. Secara keseluruhan, pemerintah telah berhasil memulangkan 106.064 jemaah haji yang tergabung dalam 273 kloter melalui rute Jeddah.

Share Article
Topics
Editorial Team
Yogie Fadila
EditorYogie Fadila

Related Articles

See More