Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Murid TK di India Bawa Senjata Api dan Tembak Temannya

ilustrasi serangan penembakan (unsplash.com/Maxim Hopman)
ilustrasi serangan penembakan (unsplash.com/Maxim Hopman)

Jakarta, IDN Times - Seorang bocah laki-laki berusia lima tahun di India membawa senjata ke sekolahnya dan menembak murid lainnya.

Insiden itu terjadi pada Rabu (31/7/2024) di Sekolah Asrama St Joan di distrik Supaul di negara bagian Bihar. Polisi mengatakan bahwa murid taman kanak-kanak (TK) itu berangkat ke sekolah dengan membawa senjata api di dalam tasnya.

Dia kemudian menembak seorang anak laki-laki berusia 10 tahun, yang duduk di kelas 3 Sekolah Dasar (SD). Peluru tersebut mengenai lengan korban.

1. Korban segera dilarikan ke rumah sakit

Akibat luka tembak, korban segera dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

"Saya hendak pergi ke kelas ketika dia mengeluarkan pistol dari tasnya dan menembak saya. Saat saya mencoba menghentikannya, dia menembak tangan saya," kata anak laki-laki tersebut dalam kondisi terbaring di ranjang rumah sakit dalam sebuah video, dikutip NDTV.

Dia juga menambahkan bahwa dirinya tidak bertengkar dengan bocah itu.

2. Polisi selidiki bagaimana bocah tersebut mendapatkan senjata

Para orang tua yang panik bergegas ke sekolah dan meneriakkan slogan-slogan yang memprotes otoritas sekolah. Sementara itu, pihak berwenang sedang menyelidiki bagaimana murid TK tersebut mendapatkan senjata api dan berhasil membawanya ke sekolah swasta di daerah Lalpatti.

“Kami mencoba mencari tahu bagaimana anak laki-laki itu bisa mendapatkan senjata api tersebut dan berhasil membawanya ke sekolah swasta yang terletak di kawasan Lalpatti,” kata pejabat polisi senior Shaishav Yadav.

3. Pihak sekolah diminta periksa tas murid secara teratur

Polisi juga mengatakan bahwa mereka telah meminta sekolah-sekolah di seluruh distrik tersebut untuk rutin memeriksa tas para murid demi mencegah insiden serupa kembali terjadi.

“Kami juga meminta sekolah-sekolah di seluruh distrik untuk memastikan bahwa tas siswa diperiksa secara menyeluruh secara rutin. Insiden ini telah menimbulkan banyak kecemasan di kalangan orang tua dan wali," ujar Yadav.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fatimah
EditorFatimah
Follow Us