Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Menhan Dorong Perluasan Manfaat Layanan JKN hingga ke Desa

Menhan Dorong Perluasan Manfaat Layanan JKN hingga ke Desa
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin (tengah) (dok. BPJS Kesehatan)
Intinya Sih
5W1H
  • Menhan Sjafrie Sjamsoeddin mengapresiasi perbaikan BPJS Kesehatan dan mendorong perluasan manfaat Program JKN hingga ke desa agar masyarakat lebih mudah mengakses layanan kesehatan.
  • Kementerian Pertahanan siap mendukung implementasi JKN melalui pemanfaatan fasilitas kesehatan TNI, Lembaga Farmasi Kemhan, serta peningkatan jumlah Batalyon Teritorial Pembangunan di berbagai wilayah.
  • BPJS Kesehatan menegaskan komitmennya meningkatkan mutu layanan bagi seluruh peserta, termasuk prajurit dan purnawirawan TNI, dengan memperkuat kolaborasi bersama Kemhan untuk pemerataan akses kesehatan nasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan apresiasi atas berbagai perbaikan yang dilakukan BPJS Kesehatan dalam penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Ia menilai transformasi dan penguatan layanan yang dilakukan dari waktu ke waktu menunjukkan komitmen kuat dalam menghadirkan perlindungan kesehatan bagi masyarakat.

“Kami melihat ada perbaikan yang terus dilakukan BPJS Kesehatan. Harapannya, kehadiran program ini semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama di daerah-daerah yang masih sulit mengakses layanan kesehatan,” ujar Sjafrie pada keterangannya yang diterima, (3/3).

1. BPJS Kesehatan semakin dekat ke masyarakat

IMG_20260210_115037.jpg
Seorang wartawan memvideo bagian lobi Kantor BPJS Kesehatan Kanwil Jateng. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Menhan juga berharap penguatan akses layanan dapat diperluas hingga tingkat desa, misalnya melalui keberadaan kanal BPJS Kesehatan pada Koperasi Desa Merah Putih yang dapat bekerja sama dengan klinik maupun apotek Desa Merah Putih. Menurutnya, pendekatan ini dapat mendekatkan layanan administrasi dan informasi Program JKN kepada masyarakat desa.

Sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan implementasi Program JKN, Kementerian Pertahanan Republik Indonesia menyatakan kesiapan untuk mengoptimalkan seluruh fasilitas kesehatan (faskes) milik TNI yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Selain itu, Lembaga Farmasi (LAFI) di bawah Kemhan juga siap mendukung produksi dan penyediaan obat-obatan bagi peserta JKN.

“Kami memiliki jaringan faskes TNI dan kapasitas produksi farmasi yang dapat disinergikan untuk mendukung keberlanjutan program JKN,” tegasnya.

Sjafrie juga menyampaikan bahwa saat ini terdapat 150 Batalyon Teritorial Pembangunan yang secara bertahap akan ditingkatkan menjadi 750 batalyon. Di dalam setiap batalyon terdapat kompi kesehatan yang berpotensi membantu memperluas akses layanan kesehatan maupun penyebarluasan informasi terkait Program JKN di seluruh Indonesia.

2. Sambut baik peluang kerja sama

Dua orang sedang berjabat tangan.
ilustrasi kerja sama (pexels.com/cottonbro studio)

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dukungan yang diberikan Kemhan beserta seluruh jajaran TNI.

“Kami menyambut baik peluang kerja sama yang dapat dilakukan bersama Kemhan. Sinergi ini sangat strategis untuk menjangkau lebih banyak masyarakat, termasuk di wilayah dengan keterbatasan akses,” ujar Pujo.

3. BPJS Kesehatan terus tingkatkan mutu untuk peserta

Kartu BPJS Kesehatan
Kartu BPJS Kesehatan (bpjs-kesehatan.go.id)

Ia juga menegaskan komitmen BPJS Kesehatan untuk terus meningkatkan mutu layanan kesehatan, termasuk bagi seluruh prajurit TNI, para purnawirawan, serta anggota keluarga mereka sebagai peserta JKN.

“Komitmen kami adalah memastikan seluruh peserta JKN mendapatkan layanan kesehatan yang mudah diakses dan berkualitas,” tutup Pujo.

Pujo berharap, kolaborasi ini diharapkan semakin memperkuat implementasi Program JKN sekaligus menghadirkan manfaat yang lebih luas dan merata bagi masyarakat Indonesia hingga ke pelosok desa. (WEB)

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Evan Yulian
EditorEvan Yulian
Follow Us

Latest in News

See More