Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pemadaman Listrik di Musim Dingin, 45 Ribu Rumah di Berlin Jerman Terdampak

Ilustrasi Bendera Jerman (freepik.com/pvproductions)
Ilustrasi Bendera Jerman (freepik.com/pvproductions)
Intinya sih...
  • Kebakaran kabel tegangan tinggi sebabkan 45 ribu rumah di Berlin alami pemadaman listrik
  • Pemadaman listrik ganggu layanan vital dan sistem pemanas di tengah cuaca dingin
  • Suhu beku hambat perbaikan listrik
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Puluhan ribu rumah di Berlin terputus dari aliran listrik sejak Sabtu (3/1/2026), akibat kerusakan serius pada kabel daya yang diduga disebabkan oleh serangan pembakaran. Pemadaman ini diperkirakan akan berlangsung hingga Kamis (8/1/2026), sementara pihak berwenang masih menyelidiki penyebab pasti insiden tersebut.

Gangguan listrik tersebut berdampak luas pada sistem pemanas lokal, terutama saat ibu kota Jerman tengah diselimuti salju dengan suhu yang mendekati nol derajat Celsius. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan warga, khususnya lansia dan keluarga dengan anak kecil, di tengah cuaca dingin ekstrem.

1. Kebakaran kabel tegangan tinggi sebabkan 45 ribu rumah di Berlin alami pemadaman listrik

Layanan darurat Berlin menerima laporan kebakaran yang melanda beberapa kabel tegangan tinggi di sebuah jembatan dekat pembangkit listrik, pada Sabtu pagi (3/1/2026). Api diketahui berasal dari jembatan di atas Terusan Teltow, yang kemudian merusak kabel utama dan menyebabkan pemadaman listrik besar-besaran di sejumlah wilayah ibu kota Jerman.

Menurut otoritas lokal, insiden tersebut memengaruhi sekitar 45.500 rumah tangga dan 2.200 bisnis di kawasan Nikolassee, Zehlendorf, Wannsee, serta Lichterfelde. Petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan api dalam waktu relatif singkat, namun tingkat kerusakan yang parah membuat tim perbaikan harus melakukan penggalian parit baru untuk mengganti seluruh kabel yang terbakar.

Proses pemulihan diperkirakan membutuhkan beberapa hari, dan pihak berwenang menyebut dugaan awal mengarah pada tindak pembakaran yang disengaja.

2. Pemadaman listrik ganggu layanan vital dan sistem pemanas di tengah cuaca dingin

Sekitar 35 ribu rumah tangga di Berlin diperkirakan masih akan mengalami pemadaman listrik hingga Kamis (8/1/2026), sementara pasokan listrik untuk wilayah lainnya ditargetkan pulih pada Minggu (4/1/2026). Menurut otoritas setempat, gangguan ini berdampak luas karena sistem pemanas distrik bergantung pada pasokan listrik, sehingga memengaruhi sejumlah fasilitas penting di tengah kondisi salju ringan.

Layanan yang terdampak mencakup panti jompo, rumah sakit, institusi sosial, hingga supermarket, yang harus beroperasi terbatas akibat terhentinya sistem pemanasan dan rantai pendinginan.

“Kami sedang menghadapi pemadaman listrik yang sangat serius, yang memengaruhi puluhan ribu rumah tangga dan bisnis, termasuk fasilitas perawatan, rumah sakit, berbagai institusi sosial, dan perusahaan,” ujar Franziska Giffey, Senator Bidang Ekonomi Berlin, seperti dikutip The Straits Times.

3. Suhu beku hambat perbaikan listrik

Operator jaringan listrik Stromnetz Berlin memperingatkan bahwa proses perbaikan jalur listrik akan memakan waktu lama karena suhu beku menyulitkan pemasangan kabel bawah tanah baru. Kondisi tanah yang membeku membuat pekerjaan penggalian parit dan penggantian kabel berlangsung lebih lambat dari perkiraan.

Sementara itu, polisi Berlin mengerahkan sekitar 160 petugas ke lokasi kejadian di kawasan Lichterfelde untuk melakukan penyelidikan terkait dugaan pembakaran yang diduga menjadi penyebab kebakaran kabel tegangan tinggi tersebut.

Petugas darurat juga berkeliling ke sejumlah kawasan terdampak, meminta warga untuk sementara tinggal bersama kerabat, menghemat penggunaan baterai ponsel, serta menyiapkan senter dan perlengkapan penerangan bagi lansia dan penyandang disabilitas.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sonya Michaella
EditorSonya Michaella
Follow Us

Latest in News

See More

Ini Alasan Anwar Usman Tidak Hadiri Sidang Tahunan Pleno Khusus MK

07 Jan 2026, 21:08 WIBNews