Profil Delcy Rodriguez, Calon Presiden Venezuela Pengganti Maduro?

- Delcy Rodriguez adalah anak tokoh gerilyawan sayap kiri Venezuela, berkecimpung dalam politik sejak 2003, dan mendukung Maduro sejak Chavez meninggal.
- Rodriguez menduduki jabatan penting di Venezuela, termasuk Menteri Komunikasi dan Informasi, Menteri Luar Negeri, Presiden Parlemen Nasional, dan wakil presiden.
- Rodriguez meminta rakyat Venezuela tetap tenang usai penangkapan Maduro, menyatakan bahwa hanya ada satu presiden di Venezuela yaitu Nicolas Maduro Moros.
Jakarta, IDN Times - Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, telah ditangkap oleh pasukan elite Amerika Serikat (AS), Delta Force. Penangkapan ini menyusul operasi militer skala besar AS ke Venezuela pada Sabtu (3/1/2026) dini hari.
Sebelum ditangkap, Maduro sempat menginstruksikan keadaan darurat nasional di seluruh Venezuela untuk mengamankan negara dari serangan AS. Penetapan darurat nasional didorong sejumlah ledakan di pangkalan militer di dekat ibu kota Caracas.
Penangkapan Maduro membuat kursi kepemimpinan di Venezuela kosong. Sesuai dalam Konstitusi Venezuela, Wakil Presiden (Wapres) Venezuela, Delcy Rodriguez yang bertugas menggantikan posisi presiden sementara. Berikut profil Delcy Rodriguez yang disebut akan menggantikan Maduro.
1. Rodriguez adalah anak tokoh gerilyawan sayap kiri Venezuela
Delcy Rodriguez lahir di Caracas pada 18 Mei 1969. Ia dikenal luas sebagai anak dari seorang gerilyawan sayap kiri dan pendiri Partai Liga Socialista, Jorge Antonio Rodriguez. Perempuan borussia 56 tahun itu sudah menyelesaikan studinya di jurusan Hukum di Central University of Venezuela pada 1993, dilansir Modern Diplomacy.
Sejak 2003, Rodriguez sudah berkecimpung dalam dunia politik di bawah pemerintahan sayap kiri mantan Presiden Hugo Chavez. Pada 2013, ia ikut mendukung penunjukan Maduro sejak Chavez meninggal dunia dan menjadi salah satu orang andalan Maduro.
2. Rodriguez menduduki sejumlah jabatan penting di Venezuela
Pada 2013-2014, Rodriguez sudah ditunjuk Maduro untuk menjadi Menteri Komunikasi dan Informasi Venezuela. Kemudian, ia dipercaya menduduki jabatan Menteri Luar Negeri (Menlu) Venezuela pada 2014-2017 dan terus membela pemerintahan Maduro di tengah kritikan dunia internasional.
Pada 2017, Delcy Rodriguez ditunjuk menjadi Presiden Parlemen Nasional Venezuela. Pada 2018, Maduro menunjuknya sebagai wakil presiden di periode kedua pemerintahannya dan kembali ditunjuk dalam periode ketiga rezim Maduro.
Tak hanya sebagai wapres, Rodriguez juga dipercaya merangkap jabatan sebagai Menteri Keuangan dan Menteri Perminyakan Venezuela. Dengan ini, ia bersama saudaranya, Jorge Rodriguez sudah menjadi salah satu tokoh dalam politik Venezuela selama bertahun-tahun.
3. Rodriguez meminta rakyat Venezuela tetap tenang usai penangkapan Maduro
Menanggapi pernyataan Presiden AS, Donald Trump, Rodriguez menyatakan bahwa Maduro tetap menjadi presiden di Venezuela. Ia menyerukan seluruh rakyat Venezuela untuk tetap tenang dan bersatu di tengah penculikan Maduro.
“Hanya ada satu presiden di Venezuela dan namanya adalah Nicolas Maduro Moros. Saya akan bernegosiasi dan ini adalah satu-satunya cara memiliki hubungan yang saling menghormati dengan pemerintahan Trump,” tutur Rodriguez, dilansir dari The Hill.
Tak hanya itu, Rodriguez juga mendesak AS untuk membebaskan Maduro dan istrinya, Cilia Flores. Pernyataan itu disampaikan bersama dengan Presiden Parlemen Venezuela, Jorge Rodriguez dan Menteri Dalam Negeri Venezuela, Diosdado Cabello.
4. MA Venezuela akan tetapkan Delcy Rodriguez sebagai presiden sementara
Pada saat yang sama, Mahkamah Agung (MA) Venezuela akan menetapkan Rodriguez sebagai presiden sementara di Venezuela pada Senin (5/1/2025). Pelantikan akan dilakukan sebelum sidang di Parlemen Nasional Venezuela.
Setelah penangkapan Maduro, Menlu AS, Marco Rubio dikabarkan sudah menghubungi Rodriguez. Namun, Rodriguez tidak memberikan komentar apapun soal dialog dengan Rubio.
















