Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Menhut Serahkan SK TORA dan HKm ke Masyarakat Banyuwangi

Menhut Serahkan SK TORA dan HKm ke Masyarakat Banyuwangi
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyerahkan Surat Keputusan Tanah Objek Reforma Agraria (SK TORA) dan Hutan Kemasyarakatan (HKm) Transformasi ke masyarakat Banyuwangi. (Dok. Kemenhut)
Intinya Sih
  • Menhut Raja Juli Antoni menyerahkan SK TORA seluas 160,735 hektare dan HKm Transformasi 492 hektare kepada masyarakat Banyuwangi sebagai bagian dari program reforma agraria.
  • Penyerahan ini menepati janji pemerintah setelah sempat tertunda akibat bencana di Sumatera, menjawab keluhan warga soal ketidakmerataan distribusi lahan tahun sebelumnya.
  • Penerima SK meliputi GAPOKTANHUT Purwo Maju Sejahtera dan KTH Kemuning Asri dengan total lebih dari 1.300 KK, mencakup area di 12 kecamatan dan 26 desa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni, menyerahkan Surat Keputusan Tanah Objek Reforma Agraria (SK TORA) dan Hutan Kemasyarakatan (HKm) Transformasi. SK TORA yang diserahkan seluas 160,735 hektare serta HKm Transformasi seluas 492 hektare.

Raja Juli sebelumnya telah mendatangi Desa Temurejo, Kabupaten Banyuwangi pada Juni 2025. Saat itu, dia menerima keluhan warga terkait belum selesainya sebagian proses SK TORA seluas sekitar 160 hektar.

"Pada Juni tahun lalu, saya sempat hadir di balai desa ini. Bapak dan Ibu menjadi saksi, kami di Kementerian Kehutanan ketika itu berjanji. Saya dilihatkan peta, langkah pertamanya selesai, tapi ada sedikit yang belum selesai, luasnya sekitar 160 hektare," ujar Raja Juli , dalam keterangan tertulisnya, Minggu (22/2/2026).

1. Warga sempat mempertanyakan distribusi lahan

7018C069-E3A1-4318-9E67-4EC9D780C012.jpeg
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyerahkan Surat Keputusan Tanah Objek Reforma Agraria (SK TORA) dan Hutan Kemasyarakatan (HKm) Transformasi ke masyarakat Banyuwangi. (Dok. Kemenhut)

Raja Juli menuturkan, saat itu warga mempertanyakan ketidakmerataan distribusi lahan karena wilayah tetangga sudah menerima SK. Menjawab keresahan tersebut,  pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PSI ini berjanji, proses SK TORA akan diselesaikan dalam waktu enam bulan.

"Tetangga kiri dan kanan sudah dapat waktu itu ya, komplain semua. Komplain, 'ini kok tetangga dapat kami nggak dapat, apakah negara mendiskriminasikan kami' ada yang bertanya waktu itu. Sekali lagi, ketika itu kami berjanji dalam waktu enam bulan, yaitu Desember proses SK Tora yang Bapak Ibu rindukan Insya Allah selesai," ujarnya.

Dia menjelaskan, sebenarnya SK telah rampung pada Desember 2025. Namun, penyerahan sempat ditunda karena pemerintah tengah fokus menangani bencana yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatra.

"Alhamdulillah pada Desember sebenarnya SK-nya sudah selesai. Saya sudah siap-siap akan datang ke Banyuwangi, namun apa daya kemudian kita menghadapi bencana di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat,” jelasnya.

2. Memaksimalkan fungsi hutan bagi kesejahteraan rakyat melalui SK TORA

11A878B6-F778-4320-B714-80CF75A7E3B5.jpeg
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni kunjungi Taman Nasional Bantimurung, Sulawesi Selatan, Rabu (28/1/2026). (Dok. Kemenhut)

Penyerahan resmi dilakukan bersama pemerintah daerah setempat pada Sabtu (21/2/2026). Dia menegaskan, langkah ini sejalan dengan amanah Presiden Prabowo Subianto untuk memaksimalkan fungsi hutan bagi kesejahteraan rakyat melalui SK TORA dan Perhutanan Sosial.

"Alhamdulillah, wasyukurilah pada hari ini, ditemani Ibu Bupati, kita cari hari yang baik, tanggal yang baik di bulan suci Ramadan ini, akhirnya saya dapat kembali berkunjung, dan sekaligus disaksikan bersama-sama menyerahkan SK Tora yang ditunggu-tunggu," ujarnya.

3. Luasan kawasan yang diserahkan

5236E667-2707-473D-B78F-BE28A911CD3C.jpeg
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengunjungi Pusat Latihan Gajah (PLG) Bentang Seblat, Bengkulu pada Jumat (11/12/2025). (Dok. Kemenhut)

Adapun, penerima SK HKm yakni Gabungan Kelompok Tani Hutan (GAPOKTANHUT) Purwo Maju Sejahtera dengan jumlah 1.045 KK dan luas kawasan 51 hektare.

Selanjutnya, KTH Kemuning Asri dengan jumlah 258 KK dan luas kawasan 441 hektare. Sementara itu, penerima SK TORA luas kawasan 160,735 Hektar dengan Jumlah 12 kecamatan terdiri dari 26 desa.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us

Latest in News

See More