Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Profil Kim Ju Ae, Sang Anak yang Jadi Calon Penerus Kim Jong Un

WhatsApp Image 2026-01-05 at 6.10.00 PM.jpeg
Kim Ju Ae, anak pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un. (North Korean Central News Agency)
Intinya sih...
  • Kim Ju Ae adalah putri Kim Jong Un dan Ri Sol Ju, namun profilnya tidak pernah dirilis secara resmi oleh Korea Utara. Ia pertama kali menarik perhatian dunia saat muncul mendampingi Kim Jong Un dalam agenda strategis negara pada 2022.
  • Kehadiran Kim Ju Ae tidak terbatas pada acara domestik, ia juga pernah ikut ayahnya dalam agenda diplomatik yang melibatkan negara lain. Pola kemunculannya memperlihatkan posisi simbolik yang semakin kuat dalam lingkaran kekuasaan.
  • Badan intelijen Korea Selatan menilai posisi Kim Ju Ae semakin menguat sebagai kandidat penerus Kim Jong Un. Meski belum ada pernyataan resmi, intensitas kemunculannya membuat spekulasi tersebut sul
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Nama Kim Ju Ae semakin sering muncul dalam pemberitaan internasional sejak beberapa tahun terakhir. Putri Kim Jong Un itu kerap terlihat mendampingi ayahnya di acara negara yang sarat simbol politik.

Kemunculannya memicu spekulasi tentang arah kepemimpinan Korea Utara di masa depan. Sejumlah media asing menyoroti peran dan makna di balik kehadiran Ju Ae di ruang publik.

1. Sosok Kim Ju Ae dan latar belakang keluarga

WhatsApp Image 2026-01-05 at 4.59.01 PM.jpeg
Kim Ju Ae, anak pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un. (KCNA via YONHAP)

Kim Ju Ae dikenal sebagai putri dari Kim Jong Un dan Ri Sol Ju, meski Korea Utara tidak pernah merilis profil resminya. Melansir Sky News, Ju Ae pertama kali menarik perhatian dunia saat muncul mendampingi Kim Jong Un dalam agenda strategis negara pada 2022.

Media itu juga menyebut usianya diperkirakan masih awal remaja dan sebagian besar kehidupannya dijalani secara tertutup. Informasi serupa disampaikan NDTV yang menyebut detail pendidikan dan kesehariannya tidak pernah diumumkan secara terbuka oleh Pyongyang.

Muncul di acara kenegaraan dan diplomatik

Bendera Republik Demokratik Rakyat Korea (umumnya dikenal sebagai Korea, atau lebih jarang dengan nama Korea Chosŏn). (Aerra Carnicom, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons)
Bendera Republik Demokratik Rakyat Korea (umumnya dikenal sebagai Korea, atau lebih jarang dengan nama Korea Chosŏn). (Aerra Carnicom, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons)

Kehadiran Kim Ju Ae tidak terbatas pada acara domestik. Melansir Radio Free Asia (RFA), ia pernah ikut ayahnya dalam agenda diplomatik yang melibatkan negara lain, termasuk kunjungan yang dikaitkan dengan Rusia.

The Guardian juga menyoroti debut internasional Ju Ae yang dinilai tidak lazim bagi anak pemimpin Korea Utara. Menurut laporan tersebut, pola kemunculannya memperlihatkan posisi simbolik yang semakin kuat dalam lingkaran kekuasaan.

Spekulasi sebagai calon penerus kepemimpinan

Grup Musik Militer Pusat Tentara Rakyat Korea sebelum pertunjukan. Pembawa panji dengan bendera Korea Utara berada di latar depan. (Dmitry Ivanov., CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons)
Grup Musik Militer Pusat Tentara Rakyat Korea sebelum pertunjukan. Pembawa panji dengan bendera Korea Utara berada di latar depan. (Dmitry Ivanov., CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons)

Isu suksesi menjadi topik utama setiap kali Kim Ju Ae tampil di publik. Melansir The Korea Times, badan intelijen Korea Selatan menilai posisinya semakin menguat sebagai kandidat penerus Kim Jong Un. Penilaian serupa disampaikan The Star yang mengutip sumber intelijen Seoul terkait kemungkinan Ju Ae dipersiapkan untuk peran strategis di masa depan. Sky News dan NDTV mencatat bahwa meski belum ada pernyataan resmi, intensitas kemunculannya membuat spekulasi tersebut sulit diabaikan.

Kim Ju Ae tetap menjadi figur misterius di tengah sistem politik Korea Utara yang tertutup. Namun, kemunculannya yang konsisten di acara penting memberi sinyal tertentu bagi pengamat internasional. Media asing melihat pola tersebut sebagai bagian dari narasi kekuasaan dinasti Kim. Ke depan, sorotan terhadap Ju Ae kemungkinan akan terus berlanjut seiring dinamika politik di Pyongyang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in News

See More

Kolombia Terjunkan 30 Ribu Tentara ke Perbatasan Venezuela

06 Jan 2026, 08:10 WIBNews