Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Mensos Pastikan Bantuan Banjir di Kalimantan Selatan Sama dengan Sumatra

IMG-20260105-WA0076.jpg
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) turun langsung ke lokasi bencana banjir di Desa Keramat, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan/Don Kemensos
Intinya sih...
  • Penanganan lanjutan berdasarkan assessment BNPB
  • Penanganan lanjutan banjir di Kalsel akan didasarkan pada asesmen kerusakan rumah warga oleh pemerintah daerah dan BNPB.
  • Skema bantuan sama dengan Sumatra
  • Skema bantuan bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Banjar akan disamakan dengan penanganan bencana di wilayah lain, termasuk di Sumatra.
  • Warga dan petugas masih harus bersiaga
  • Ketinggian air masih cukup tinggi sehingga warga dan petugas masih harus bersiaga, sementara penyaluran bantuan logistik dilakukan melalui pemerintah daerah dan kepala desa agar seluruh kelu
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) turun langsung ke lokasi bencana banjir di Desa Keramat, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan.

Gus Ipul ikut menembus genangan banjir dengan menggunakan perahu karet untuk memantau pemberian paket bantuan sembako dan memastikan kondisi warga yang masih bertahan di lokasi terdampak dalam kondisi aman.

"Kita ini sedang di lapangan, kita akan berikan dukungan kepada seluruh keluarga yang terdampak. Dukungannya berupa sembako dan juga kebutuhan-kebutuhan lain selama masa kendaruratan ini," kata Gus Ipul dalam keterangan, Senin (5/1/2025).

1. Penanganan lanjutan berdasarkan asesmen BNPB

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) turun langsung ke lokasi bencana banjir
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) turun langsung ke lokasi bencana banjir di Desa Keramat, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan/dok Kemensos

Ia menjelaskan, penanganan lanjutan akan dilakukan berdasarkan hasil asesmen yang dilakukan pemerintah daerah bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Asesmen tersebut akan mendata tingkat kerusakan rumah warga, mulai dari rusak berat, rusak sedang, hingga rusak ringan, sebagai dasar pemberian bantuan lanjutan.

"Nanti BPBD bersama daerah akan melakukan pendataan untuk rumah yang rusak berat, rusak ringan, dan rusak sedang. Setelah itu tindak lanjutnya bagi yang rusak berat tentu ada bantuan tambahan untuk membeli isian rumah, untuk program pemberdayaan, dan lain sebagainya," jelas Gus Ipul.

2. Skema bantuan sama dengan Sumatra

Menteri Sosial Syaifullah Yusuf dalam refleksi satu tahun di Gedung Kemensos
Menteri Sosial Syaifullah Yusuf dalam refleksi satu tahun di Gedung Kemensos, Rabu (31/12/2025). (IDN Times Dini Suciatiningrum)

Ia menegaskan, skema bantuan bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Banjar akan disamakan dengan penanganan bencana di wilayah lain, termasuk di Sumatra. Kementerian Sosial juga sudah memberikan dukungan bantuan sesuai arahan Presiden Prabowo dan bertujuan mendukung pemulihan warga secara bertahap.

"Semuanya ini dalam rangka supaya keluarga yang terdampak nanti bisa secara bertahap pulih, kembali bisa menjalani hidup secara normal. Jadi ini kita sudah turun di lapangan bareng-bareng kerja sama, mudah-mudahan bisa membantu dan mendukung keluarga-keluarga yang terdampak," kata Gus Ipul.

3. Warga dan petugas masih harus bersiaga

Petugas mengevakuasi warga dengan menggunakan perahu karet di Desa Juuh, Kecamatan Tebing Tinggi
Petugas mengevakuasi warga dengan menggunakan perahu karet di Desa Juuh, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, Sabtu (27/12/2025). ANTARA FOTO/Ragil Darmawan/Lmo/sgd

Terkait kondisi lapangan, Gus Ipul menyebutkan bahwa ketinggian air masih cukup tinggi, sehingga warga dan petugas masih harus bersiaga. Pemerintah bersama seluruh petugas terus mendampingi warga untuk mengantisipasi kondisi di lapangan.

"Ini kan masih cukup tinggi airnya. Jadi masih menunggu sampai surut ini. Tapi semua petugas standby, (dan) juga terus ikut bersama warga di sini untuk mengantisipasi segala kemungkinan. Prinsipnya adalah semangat gotong-royong harus kita kuatkan di tengah-tengah menghadapi dan menanggulangi bencana," kata Gus Ipul.

Ia menambahkan bahwa penyaluran bantuan logistik dilakukan melalui pemerintah daerah dan kepala desa agar seluruh keluarga terdampak dapat terjangkau secara merata.

"Harapannya semua bisa dijangkau, semua bisa diberi bantuan. (Bantuan) untuk sementara ini sembako dan juga logistik yang diperlukan seperti selimut, kebutuhan perempuan dan anak-anak serta bantuan lain. Obat-obatan juga ada, di samping dari kami ada (juga) dari daerah," kata Gus Ipul.

Share
Topics
Editorial Team
Sunariyah Sunariyah
EditorSunariyah Sunariyah
Follow Us

Latest in News

See More

Beri Peringatan Keras ke Trump, Bentrokan Berdarah Terjadi di Iran

07 Jan 2026, 16:06 WIBNews