TOP 5: Menteri Prabowo Retret Lagi-Melani Mecimapro Diminta Kembalikan Rp10 M

- Prabowo dan Kabinet Merah Putih Retret Lagi di Hambalang
- Melani Mecimapro Diminta Kembalikan Dana Rp10 Miliar
- Tercatat 80 Orang Tewas Akibat Serangan AS ke Venezuela
Jakarta, IDN Times - Berbagai berita menarik ditayangkan di kanal News IDN Times pada Senin (5/1/2026). Salah satu di antaranya tentang Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang akan kembali menggelar retret untuk seluruh anggota Kabinet Merah Putih. Kali ini, agenda retret digelar di kediaman pribadi Presiden Prabowo, di Hambalang, Bogor.
Berita lainnya yakni operasi militer Amerika Serikat di Venezuela yang menyebabkan sekitar 80 orang tewas, sejak operasi digelar pada Sabtu (3/1/2026).
Untuk mengetahui selengkapnya berita-berita tersebut, berikut dirangkum dalam Top 5 News IDN Times.
1. Prabowo dan Kabinet Merah Putih Retret Lagi di Hambalang
2. Tak Transparan, Melani Mecimapro Diminta Kembalikan Dana Rp10 Miliar
Bos Mecimapro, Fransiska Dwi Melani kembali menjalani sidang dalam kasus dugaan penggelapan dan penipuan biaya konser TWICE sebesar Rp10 miliar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (5/1/2026). Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan tambahan saksi untuk menggali keterangan guna menjelaskan dudur perkara ini.
Dalam persidangan tersebut, saksi menjelaskan, kasus dugaan penggelapan dana untuk konser TWICE ini bukan kali pertama. Dia menjelaskan, sedikitnya terdapat lima proyek hasil kerja sama dengan Mecimapro. Adapun dari kelima proyek tersebut, PT Media Inspirasi Bangsa (MIB) belum menerima pengembalian dana dari Mecimapro.
3. Tercatat 80 Orang Tewas Akibat Serangan AS ke Venezuela
Jumlah korban tewas akibat operasi militer Amerika Serikat di Venezuela terus bertambah. Media Amerika Serikat, The New York Times, melaporkan sekitar 80 orang meninggal dunia sejak operasi yang digelar Sabtu (3/1/2026).
Mengutip seorang pejabat senior Venezuela, laporan tersebut menyebut angka korban masih berisiko meningkat seiring berlanjutnya proses evakuasi dan identifikasi di lokasi-lokasi terdampak operasi militer.
4. Jadi Mendikbudristek Era Jokowi, Nadiem Akui Tak Kuasai Pendidikan
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim mengatakan, selama menjabat harus belajar dari nol lagi karena menghadapi birokrasi dan politik yang tak ia kuasai. Ia mengaku sadar bisa gagal dan dikorbankan sebagai menteri karena gak menguasai bidang tersebut.
Nadiem mengakui dirinya tak menguasai birokrasi, pendidikan, maupun politik. Hal itu menjadi alasan dia merekrut tim muda sebagai staf khususnya.
5. Sertifikat Tanah yang Hilang Tersapu Banjir Sumatra Bisa Diurus Lagi, Gratis
Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR), Nusron Wahid, memastikan negara hadir untuk membantu warga korban banjir dan tanah longsor yang kehilangan dokumen sertifikat tanah. Ia memastikan, Kementerian ATR/BPN akan memberikan secara gratis sertifikat tanah pengganti.
Dia mengungkapkan, hingga kini 65 ribu hektare sawah di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat tertutup lumpur imbas banjir dan longsor. Sawah-sawah tersebut, kata Nusron, hampir tidak berbentuk karena tertimpa lumpur yang tebal. Ia mengatakan, butuh waktu untuk memperbaikinya.
















