Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Putin Telepon Presiden Iran, Desak Konflik Timur Tengah Dihentikan

Putin Telepon Presiden Iran, Desak Konflik Timur Tengah Dihentikan
Presiden Rusia Vladimir Putin (commons.wikimedia.org/Пресс-служба Президента России, www.kremlin.ru)
Intinya Sih
  • Presiden Rusia Vladimir Putin menelepon Presiden Iran Masoud Pezeshkian, mendesak penghentian segera konflik dan kekerasan di Timur Tengah.
  • Putin menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Ayatollah Ali Khamenei serta korban akibat agresi bersenjata Amerika Serikat-Israel terhadap Iran.
  • Kedua pemimpin sepakat melanjutkan komunikasi diplomatik, sementara Putin juga berkoordinasi dengan negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk terkait situasi regional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Presiden Rusia Vladimir Putin melakukan percakapan via telepon dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Jumat (6/3/2026). Ia mendesak Presiden Iran segera menghentikan permusuhan di Timur Tengah, demikian disampaikan oleh Kremlin.

Dalam panggilan telepon itu, Putin menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, anggota keluarganya, perwakilan dari kepemimpinan militer dan politik negara tersebut, serta banyaknya korban sipil akibat agresi bersenjata Amerika Serikat-Israel terhadap Iran.

Melansir ANTARA, Sabtu (7/3/2026), Putin kembali menegaskan posisi prinsip Rusia bahwa permusuhan harus segera diakhiri dan penggunaan kekerasan untuk menyelesaikan masalah di Iran dan di seluruh Timur Tengah harus dihentikan, seraya menyerukan agar upaya politik dan diplomatik segera dilanjutkan guna menyelesaikan konflik, menurut Kremlin.

Putin juga menyebutkan dia terus menjalin kontak dengan para pemimpin negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) terkait situasi tersebut.

Sementara itu, Pezeshkian berterima kasih kepada Rusia atas solidaritasnya dengan rakyat Iran dalam membela kedaulatan dan kemerdekaan tanah air mereka, serta memberikan penjelasan detail kepada Putin mengenai perkembangan fase konflik saat ini.

Kedua pihak sepakat untuk melanjutkan kontak melalui berbagai saluran, ungkap Kremlin.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwifantya Aquina
EditorDwifantya Aquina
Follow Us

Latest in News

See More