Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Rusia Larang Lima Warga Inggris Masuk Negaranya, Ada Jurnalis

Rusia Larang Lima Warga Inggris Masuk Negaranya, Ada Jurnalis
Bendera Rusia (unsplash.com/Egor Filin)
Intinya Sih
  • Pemerintah Rusia melarang lima warga Inggris masuk, termasuk dua jurnalis, sebagai respons terhadap kebijakan luar negeri Inggris yang dianggap memusuhi Moskow.
  • Dua jurnalis internasional, Catherine Belton dari The Washington Post dan Richard Holmes dari The i Paper, masuk daftar hitam karena laporan mereka tentang politik Rusia.
  • Larangan ini dikaitkan dengan dukungan militer Inggris untuk Ukraina, memperburuk ketegangan diplomatik antara kedua negara sejak invasi Rusia ke Ukraina.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Rusia resmi melarang lima warga negara Inggris untuk memasuki wilayahnya. Keputusan ini diumumkan oleh Kementerian Luar Negeri Rusia pada Selasa (2/6/2026) malam waktu setempat, sebagai bentuk balasan atas kebijakan luar negeri pemerintah Inggris yang dinilai memusuhi Rusia.

Kebijakan larangan masuk tersebut menyasar lima orang, termasuk dua jurnalis dari media internasional, yakni Catherine Belton dari The Washington Post dan Richard Holmes dari The i Paper. Moskow menilai pihak-pihak yang masuk dalam daftar tersebut telah menyebarkan informasi yang tidak tepat mengenai Rusia, sekaligus merespons sikap Inggris yang terus mengirimkan bantuan militer ke Ukraina.

1. Rusia rilis daftar nama warga Inggris yang dilarang masuk negaranya

Kementerian Luar Negeri Rusia memastikan lima warga negara Inggris telah dimasukkan ke dalam daftar cekal. Moskow menyatakan bahwa kelima orang tersebut diduga kuat menyebarkan informasi yang tidak akurat mengenai kebijakan domestik mereka.

"Mereka terlibat dalam penyebaran informasi yang tidak benar mengenai kebijakan pemerintah Rusia serta kondisi sosial dan politik di negara kami," tulis Kementerian Luar Negeri Rusia dalam pernyataan resminya, dilansir The Star.

Pemerintah Rusia memilih langsung merilis kelima nama tersebut kepada publik untuk transparansi.

"Warga Inggris yang dikenakan sanksi larangan masuk adalah Alexander Browder, Catherine Belton, Alice Mary Laugher, Richard Nicholas Westbury, dan Richard Holmes," lanjut Kementerian Luar Negeri Rusia.

2. Dua jurnalis media internasional masuk dalam daftar hitam

Dari lima nama yang diumumkan, dua di antaranya berprofesi sebagai jurnalis internasional terkemuka. Catherine Belton merupakan salah satu wartawan senior yang masuk dalam daftar karena pengalamannya dalam membuat laporan mendalam mengenai dinamika politik Rusia.

Pihak The Washington Post sendiri mencatat bahwa Belton merupakan wartawan investigasi internasional mereka yang selama ini aktif meliput isu-isu sensitif terkait Moskow.

Selain Belton, nama jurnalis kedua yang dilarang masuk ke wilayah Rusia adalah Richard Holmes. Holmes dikenal sebagai jurnalis investigasi kawakan, finalis penghargaan Pulitzer, dan saat ini fokus memegang kompartemen keamanan Eropa untuk media Inggris, The i Paper.

3. Ketegangan dipicu oleh sanksi dan pasokan senjata ke Ukraina

Selain persoalan pemberitaan, pemerintah Rusia secara tegas mengaitkan larangan masuk ini dengan sikap geopolitik Inggris dalam konflik Ukraina. Moskow menyoroti langkah London yang secara rutin mengirimkan bantuan militer ke Kiev.

"Pernyataan pejabat Inggris, serta langkah London mengirim senjata dan alat militer ke Kiev menunjukkan niat Inggris untuk terus berselisih dengan Rusia," tegas perwakilan Kementerian Luar Negeri Rusia.

Hubungan diplomatik kedua negara memang terus memanas. Inggris tercatat telah menerapkan sanksi kepada Rusia sejak peristiwa aneksasi Krimea pada tahun 2014, dan memperluas sanksi tersebut secara masif setelah invasi pada tahun 2022.

Lebih lanjut, Moskow memperingatkan bahwa daftar larangan masuk ini masih bisa bertambah panjang di masa mendatang jika Inggris tidak mengubah arah kebijakan luar negerinya terhadap Rusia.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sonya Michaella
EditorSonya Michaella

Related Articles

See More