Sebagian Wilayah Kanada Terdampak Badai Salju Besar

- Badai salju besar di Kanada bagian timur sebabkan pembatalan penerbangan di Toronto.
- Warga Toronto dianjurkan tetap berada di dalam rumah karena akumulasi salju mencapai ketebalan lebih dari 60 cm.
- Imbas badai salju, transportasi umum di Toronto terpaksa ditutup dan sejumlah halte bus tidak dioperasikan.
Jakarta, IDN Times - Sebagian wilayah Kanada bagian timur, termasuk ibu kota Ottawa dan Toronto terdampak badai salju besar. Sedangkan di wilayah barat terdampak suhu udara dingin ekstrem pada Minggu (25/1/2026).
Pemerintah Kanada sudah memperingatkan soal dampak suhu udara dingin ekstrem dari Alberta bagian timur hingga Saskatchewan, serta sebagian Manitoba. Angin dingin diperkirakan akan mencapai -40 derajat Celcius, dilansir dari Global News.
Tak hanya di Kanada, Amerika Serikat (AS) juga dilanda badai salju dalam beberapa hari terakhir. Pemerintah setempat sudah menetapkan situasi darurat dalam menghadapi badai salju.
1. Sebabkan penerbangan di Toronto dibatalkan

Badai salju besar di Kanada bagian timur menyebabkan lebih dari setengah dari penerbangan di Bandara Internasional Pearson, Toronto dibatalkan. Selain itu, separuh dari penerbangan di Bandara Billy Bishop juga dibatalkan menyusul cuaca buruk.
Dilansir CBC, sebanyak 62 persen dari pesawat yang akan mendarat di Toronto sudah dibatalkan. Sedangkan kru yang bertugas masih membersihkan landasan pacu dan semua pesawat masih menjalani proses pencairan es.
Sementara Air Canada sudah mengungkapkan bahwa pembatalan penerbangan ini penting untuk keamanan penumpang dan staf. Tak hanya itu, pembatalan ini untuk memastikan pesawat dan kru dapat pulih dari badai salju.
2. Warga Toronto dianjurkan tetap berada di dalam rumah

Pemerintah Kanada sudah memperingatkan warga di Kawasan Metropolitan Toronto untuk tetap berada di dalam rumah. Badai salju diperkirakan akan membuat akumulasi salju mencapai ketebalan lebih dari 60 cm.
Sebelumnya, Toronto dan sekitarnya sudah mencatatkan 105 cm badai salju pada musim dingin kali ini. Kondisi ini dua kali lipat dibandingkan ketebalan salju yang biasa terjadi di kota terbesar di Kanada tersebut antara November hingga Januari.
“Toronto dan sekitarnya sedang menjadi tempat yang paling terdampak badai salju saat ini. Jumlah salju sangat tebal dibanding sebelumnya,” ungkap Pakar Klimatologi, David Phillips.
3. Transportasi umum di Toronto terpaksa ditutup

Imbas badai salju di Toronto sebanyak 48 halte bus tidak dioperasikan. Langkah ini diputuskan oleh pemerintah lokal untuk menghindari risiko bus terjebak dalam badai salju.
Sejumlah warga yang menggunakan transportasi umum dianjurkan untuk merencanakan lebih awal. Sementara, kereta bawah tanah rute 2 antaraKipling dan Islington sempat ditutup sementara waktu dan layanan rute 1 sudah ditutup imbas cuaca buruk.
Pemerintah kota sudah menerapkan situasi darurat cuaca buruk untuk merespons cepat dampak badai salju. Operasi darurat akan diaktifkan dan berkoordinasi dengan komunikasi dan operasional di berbagai divisi.


















