Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Serangan Beruang Lukai 4 Orang di Fukushima Jepang

Serangan Beruang Lukai 4 Orang di Fukushima Jepang
penampakan seekor beruang (unsplash.com/Michael Anfang)
Intinya Sih
  • Seekor beruang hitam menyerang empat orang di Fukushima, Jepang, menyebabkan satu korban luka parah dan tiga lainnya luka ringan sebelum berhasil melarikan diri.
  • Jumlah penampakan beruang di Jepang melonjak hingga lebih dari 50 ribu kasus pada tahun fiskal terakhir, dengan 13 korban tewas akibat serangan pada 2025.
  • Para ilmuwan menilai peningkatan serangan dipicu oleh populasi beruang yang tumbuh cepat serta menurunnya jumlah penduduk di wilayah pedesaan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Seekor beruang hitam menyerang empat orang hingga terluka di kota Fukushima, Jepang, pada Selasa (2/6/2026). Satu orang dilaporkan mengalami luka parah, sementara yang lainnya mengalami luka ringan.

Dilansir dari DW, beruang itu pertama kali melukai dua karyawan di perusahaan Fukushima Steel Works. Polisi dan petugas pemadam kebakaran setempat dikerahkan ke lokasi kejadian setelah menerima laporan dari perusahaan bahwa para karyawannya digigit.

Beruang itu selanjutnya menyerang seorang pria berusia 60-an tahun di perusahaan lain, lalu menyerang seorang perempuan berusia 80-an tahun yang tinggal di lingkungan yang sama.

1. Beruang tersebut masih dalam pencarian

ilustrasi beruang (unsplash.com/🇸🇮 Janko Ferlič)
ilustrasi beruang (unsplash.com/🇸🇮 Janko Ferlič)

Beruang tersebut hingga kini belum berhasil ditangkap dan diduga masih berada di dalam perusahaan kedua, di mana terakhir kali ia terlihat. Sejumlah polisi telah mengepung area perusahaan tersebut dengan membawa tongkat panjang.

Menurut data resmi, jumlah penampakan beruang di seluruh Jepang melampaui 50 ribu kasus pada tahun fiskal terakhir hingga Maret 2026. Angka ini lebih dari dua kali rekor sebelumnya yang tercatat dua tahun sebelumnya. Hewan-hewan tersebut terlihat masuk ke rumah warga, berkeliaran di dekat sekolah serta mengamuk di supermarket dan kawasan pemandian air panas hampir setiap hari.

2. Serangan beruang tewaskan 13 orang di Jepang pada 2025

tanda waspada beruang
tanda waspada beruang (unsplash.com/Viktor Kirichenko)

Serangan beruang semakin meningkat di Jepang. Kementerian Lingkungan Hidup menyebut 13 orang tewas akibat serangan hewan karnivora tersebut di Jepang pada 2025.

Media lokal melaporkan bahwa jumlah penampakan beruang kembali mencatat rekor pada 2026, seiring hewan-hewan tersebut keluar dari masa hibernasi musim dingin. Pada April, satu orang dilaporkan meninggal dunia dan lima lainnya terluka akibat serangan beruang.

Puluhan penampakan beruang juga dilaporkan terjadi di pinggiran Tokyo tahun ini. Seorang pria Rusia berusia 30-an diserang saat sedang mendaki di kota tersebut pada Mei.

3. Serangan beruang dipicu oleh meningkatnya populasi hewan tersebut

ilustrasi beruang (unsplash.com/Thomas Lefebvre)
ilustrasi beruang (unsplash.com/Thomas Lefebvre)

Menurut para ilmuwan, peningkatan serangan beruang disebabkan oleh pertumbuhan populasi hewan tersebut yang begitu cepat. Selain itu, situasi ini juga dipengaruhi oleh berkurangnya jumlah penduduk manusia, terutama di wilayah pedesaan.

"Penurunan populasi tersebut membuat beruang memiliki kesempatan untuk memperluas wilayah jelajahnya,” kata ahli biologi Koji Yamazaki dari Tokyo University of Agriculture kepada CBS News pada 2023.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar

Related Articles

See More