Jakarta, IDN Times - Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) menetapkan Beijing sebagai World Capital of Architecture atau Ibu Kota Arsitektur Dunia 2029. Penetapan tersebut diberikan sebagai pengakuan atas kekayaan warisan arsitektur ibu kota China serta visinya dalam pengembangan kota yang berkelanjutan.
Direktur Jenderal UNESCO Khaled El-Enany mengatakan, pemilihan Beijing mencerminkan kepercayaan UNESCO terhadap kemampuan kota tersebut dalam mendorong dialog internasional mengenai peran arsitektur bagi kehidupan masyarakat dan pelestarian warisan budaya.
“Terpilihnya Beijing mencerminkan kepercayaan terhadap kemampuannya untuk meluncurkan dialog internasional baru mengenai peran arsitektur dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan melestarikan warisan bagi generasi mendatang,” kata El-Enany, dilansir dari Sana News, Kamis (6/8/2026).
