Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Usung Nama Pahlawan, Ini Susunan Tim Amirul Hajj Indonesia 2026

Usung Nama Pahlawan, Ini Susunan Tim Amirul Hajj Indonesia 2026
Tim KH Hasyim Asy'ari yang dipimpin oleh Wamenhaj Dahnil Anzar selaku Naib Amirul Hajj (Dok. MCH 2026)
Intinya Sih
  • Sebanyak 13 tokoh bangsa tergabung dalam Tim Amirul Hajj 2026 yang dibagi menjadi tiga kelompok kerja bernama KH Hasyim Asy’ari, KH Ahmad Dahlan, dan HOS Tjokroaminoto.
  • Tim ini menjalankan tiga fungsi utama: diplomasi dengan Pemerintah Arab Saudi, pengendalian layanan haji di lapangan, serta pemantauan untuk mitigasi krisis menjelang puncak wukuf di Armuzna.
  • Pemerintah juga menugaskan Wamenhub memastikan kelancaran transportasi jemaah dan melibatkan tokoh ekonomi nasional guna merintis ekosistem ekonomi haji yang memberi manfaat bagi Indonesia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jeddah, IDN Times — Sebanyak 13 tokoh bangsa resmi tergabung dalam Tim Amirul Hajj 2026 untuk mengawal kelancaran penyelenggaraan ibadah haji di Arab Saudi. Uniknya, delegasi tingkat tinggi ini dibagi menjadi tiga kelompok kerja yang secara khusus mengusung nama-nama pahlawan nasional: KH Hasyim Asy'ari, KH Ahmad Dahlan, dan HOS Tjokroaminoto. Pemilihan nama ini merupakan cerminan semangat nasionalisme dan misi diplomasi kuat yang dibawa pemerintah Indonesia di Tanah Suci.

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, yang tiba lebih dulu di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Senin (18/5/2026), membeberkan formasi dan tugas spesifik delegasi negara ini.

1. Dibagi menjadi tiga tim bernama Pahlawan Nasional

IMG-20260508-WA0035.jpg
Menhaj Mochamad Irfan Yusuf berbincang dengan petugas kesehatan haji Embarkasi Lombok, Jumat (8/5/2026) petang. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Delegasi Amirul Hajj tahun ini beranggotakan 13 orang yang terdiri dari unsur pemerintah, ulama, hingga akademisi. Agar pergerakan pengawasan lebih taktis, tim dibagi menjadi tiga regu keberangkatan.

"Hari ini kami langsung melakukan kegiatan dan koordinasi. Tiga tim ini sudah berbagi tugas berdasarkan arahan Pak Menteri untuk melakukan diplomasi sesuai bidangnya masing-masing," ungkap Dahnil di Jeddah, Senin (18/5/2026).

Ketiga tim tersebut meliputi Tim KH Hasyim Asy'ari yang dipimpin oleh Wamenhaj Dahnil Anzar, Tim KH Ahmad Dahlan yang dikomandoi langsung oleh Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mohammad Irfan Yusuf, serta Tim HOS Tjokroaminoto yang dipimpin oleh Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar.

Berdasarkan struktur dan data yang dihimpun, 13 tokoh yang mengemban amanah sebagai Amirul Hajj 2026 ini antara lain:Mohammad Irfan Yusuf (Menteri Haji dan Umrah / Amirul Hajj), Dahnil Anzar Simanjuntak (Wamenhaj / Naib Amirul Hajj), Muhaimin Iskandar (Menko Pemberdayaan Masyarakat), Komjen Pol (Purn) Suntana (Wakil Menteri Perhubungan), Prof. Muhadjir Effendy (Penasihat Presiden Bidang Haji), Prof. Zainuddin (Rektor UIN Malang / Sekretaris Amirul Hajj), Prof. Ari Kuncoro (Rektor Universitas Indonesia), Jusuf Hamka / Babah Alun (Tokoh Pengusaha / Representasi Minoritas), Prof. Asrorun Niam Sholeh (Perwakilan MUI/PBNU), serta tokoh perwakilan dari PP Muhammadiyah dan ormas Islam lainnya.

2. Diplomasi hingga eksekusi lapangan

Tiga pria berpakaian seragam krem duduk bersila di atas karpet dengan hidangan buah dan air mineral di depan mereka, salah satunya memegang mikrofon.
Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak tiba di Makkah (Dok. MCH 2026)

Dahnil menjelaskan bahwa kehadiran ketigabelas tokoh ini bukan sekadar untuk memantau, melainkan mengeksekusi tiga fungsi krusial kenegaraan.

"Amirul Hajj atau Misi Haji Indonesia merupakan representasi resmi negara yang bertugas melakukan diplomasi dengan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi sebagai tuan rumah penyelenggaraan ibadah haji," tegas Dahnil.

Selain menjalankan fungsi diplomasi, tim juga memiliki mandat pengendalian untuk mengoreksi langsung layanan yang dirasa kurang maksimal, serta fungsi pemantauan di lapangan untuk memitigasi krisis menjelang puncak wukuf di Armuzna.

3. Diplomasi transportasi khusus oleh wamenhub

IMG_20260518_235116_435.jpg
Suasana di gate khusus jemaah berkursi roda di Terminal Bus Ajyad, Makkah, Kamis (14/5) malam. (Dok. MCH 2026)

Mengingat kompleksitas pergerakan jutaan manusia di Makkah, pemerintah memberikan wewenang khusus terkait urusan mobilitas. Wakil Menteri Perhubungan, Komjen Pol (Purn) Suntana, ditugaskan secara spesifik untuk memastikan tidak ada jemaah yang telantar akibat kisruh transportasi.

"Kalau ada masalah-masalah diplomasi atau penyelenggaraan terkait transportasi, maka tim Amirul Hajj akan melakukan peran diplomasi dan koreksi untuk memastikan kelancaran haji," jelas Dahnil, merujuk pada peran strategis Wamenhub di Arab Saudi.

4. Merintis ekosistem ekonomi haji

Tumpukan paket makanan dalam wadah aluminium siap saji yang disusun rapi di rak logam untuk jemaah haji Indonesia.
Paket makanan yang disiapkan katering untuk jemaah haji Indonesia (Dok. MCH 2026)

Ada yang berbeda dari wajah Amirul Hajj tahun ini. Untuk pertama kalinya, pemerintah mengikutsertakan tokoh pengusaha nasional Jusuf Hamka serta Rektor UI Prof. Ari Kuncoro. Langkah taktis ini diambil untuk menjalankan instruksi Presiden terkait pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji, agar Indonesia tidak lagi sekadar menjadi "pasar" konsumen jasa haji.

"Kami punya fungsi ekosistem ekonomi haji. Beberapa tokoh memang kami minta fokus untuk mempelajari potensi ekonomi. Nanti tokoh seperti Pak Jusuf Hamka dan Prof. Ari Kuncoro akan memberikan saran-saran pengembangan ekonomi haji di masa yang akan datang," urai Dahnil.

Diharapkan, dengan diplomasi ekonomi ini, perputaran triliunan rupiah dari biaya penyelenggaraan haji ke depannya bisa memberikan dampak balik (return of investment) yang menguntungkan bagi devisa dan kesejahteraan masyarakat di Tanah Air.

Share
Topics
Editorial Team
Yogie Fadila
EditorYogie Fadila

Related Articles

See More