Singa laut selandia baru (commons.m.wikimedia.org/Kimberley Collins)
Betina membentuk harem hingga 25 individu yang akan didatangi oleh seekor jantan dominan. Jantan lain tetap berada di pinggiran dan terkadang menantang jantan dominan. Pada proses tersebut, penampilan agresif dan pertarungan terjadi saat mereka mempertahankan haremnya. Musim kawinnya terjadi selama musim panas dan koloni perkembang biakan menempati lokasi yang sama setiap tahunnya.
Betina mulai melahirkan anaknya pada awal bulan Desember dan berakhir pada pertengahan Januari. Saat itu, jantan menyebar dan harem juga bubar. Betina melahirkan satu anak setiap satu atau dua tahun di pantai perkembang biakan tapi dipindahkan ke tumbuhan terdekat saat mencapai usia enam minggu. Betina menghabiskan tahun berikutnya mencari makan dan menyusui anaknya secara bergantian.
Singa laut selandia baru ternyata punya perilaku unik untuk berpindah ke daratan bersama anaknya saat musim kawin. Sayangnya, mereka diklasifikasikan sebagai Nationally Vulnerable di tahun 2019, tapi secara global oleh IUCN masih ditetapkan sebagai Endangered.