Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Fakta Tanaman Asam Keranji, Pohon Langka Penghasil Buah Kaya Manfaat
Tanaman pohon asam keranji (commons.wikimedia.org/Gihan Jayaweera)
  • Asam keranji (Dialium indum) adalah pohon liar keluarga polong-polongan yang tumbuh di Indonesia dan Asia Tenggara, dapat mencapai 10–25 meter di beragam habitat tropis.
  • Buahnya kecil, bulat, berkulit hitam keras, dengan daging jingga kecokelatan bertekstur lembut serta rasa asam-manis; pohonnya juga dimanfaatkan untuk kayu, furnitur, dan peneduh.
  • Buah dan daun dilaporkan mengandung vitamin C, antioksidan, serta mineral, tetapi kajian lanjut diperlukan; populasinya terancam penebangan dan alih fungsi lahan sehingga perlu pelestarian.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Alam yang tersedia memberikan kehidupan bagi beragam makhluk, begitu pula keanekaragaman tanaman. Namun, sebagian status dari tanaman tersebut mengalami kelangkaan karena lingkungan yang telah mengalami perubahan. Bahkan, sebagian tanaman yang bermanfaat pun tidak luput dari kepunahan karena degradasi habitat.

Seperti tanaman pohon yang mampu tumbuh hingga puluhan meter ini, yaitu tanaman asam keranji (Dialium indum). Pohon yang terkenal menghasilkan buah unik yang disebut asam keranji ini merupakan tanaman yang tumbuh liar. Tanaman yang memiliki persebaran di Indonesia, negara Asia Tenggara lain seperti Thailand dan Semenanjung Malaysia. Bahkan beberapa spesies lain dari genus Dialium juga tumbuh di Afrika Barat. Mungkin kamu pernah merasakan buah asam keranji yang dihasilkan dari tanaman ini? Lalu, seperti apa hal menarik lain mengenai pohon yang tergolong dalam keluarga Fabaceae (polong-polongan) ini? Simak ulasannya sebagai berikut.

1. Tanaman pohon raksasa

Tanaman pohon asam keranji dapat tumbuh tinggi dengan daun yang rimbun (commons.wikimedia.org/Pranav Chandra Bose)

Tanaman asam keranji tergolong pohon raksasa. Dilansir Hijau, pertumbuhannya bisa mencapai tinggi sekitar 10-25 m. Tumbuh pada daerah tropis dengan drainase air yang baik. Tumbuh liar di hutan, rawa-rawa, hutan gambut maupun di tanah datar dan perbukitan. Dengan ketinggian sekitar 1.150 mdpl, toleran pada tanah yang subur maupun tanah yang miskin hara.

Adapun morfologi yang ada pada tanaman pohon asam keranji yaitu memiliki akar tunggang berwarna putih kotor. Batangnya tegak, membulat, percabangan simpodial dan berwarna putih kotor. Daun majemuk, berseling, menyirip genap, ujung serta pangkal yang tumpul. Panjang daun sekitar 2-4 cm dengan lebar 1-2 cm dan tepiannya rata. Pertulangan yang menyirip, tipis dan hijau. Terdapat bunga majemuk, malai, di ujung cabang atau pada ketiak daun. Tangkainya silindris, kuning dan mahkota berwarna putih kekuningan. Serta buah yang disebut asam keranji. Buah saat masih muda berwarna hijau dan akan berubah menjadi merah kehijauan. Dan warna kulit terus berubah menjadi abu-abu tua hingga hitam atau kehitaman saat menjadi benar-benar matang. Dalam buah terdapat biji bulat pipih berwarna hitam dengan selaput warna putih dan permukaan licin.

2. Penghasil buah kecil berwarna hitam

Buah asam keranji (commons.wikimedia.org/Ezagren)

Seperti yang disebutkan sebelumnya, buah yang dihasilkan tanaman pohon asam keranji tampak unik. Bentuknya membulat seperti anggur dengan cangkang kulit yang keras. Dilansir Laporan Skripsi Universitas Sriwijaya, kulit buah tipis, keras namun rapuh dan buah tumbuh dalam tandan atau gerombolan kecil. Sedangkan daging buah berwarna jingga kecoklatan atau oranye, rasa dominan asam sedikit manis. Daging buah tersebut kering, bertekstur lembut seperti tepung yang akan lumer di mulut ketika dimakan.

3. Tanaman pohon yang bermanfaat

Tanaman pohon asam keranji yang bermanfaat dan bernilai ekonomi tinggi (commons.wikimedia.org/Ma Hzi Wong)

Selain buah yang bisa dimakan, bagian pohon yang lain bisa dimanfaatkan. Dilansir Prosea, kayu yang keras dan padat cocok dijadikan bahan bangunan. Sehingga, bernilai ekonomi dan digunakan juga sebagai bahan pembuatan furnitur. Kayu dari tanaman asam keranji serbaguna, karena daya tahan dan kekuatan alaminya. Selain diambil kayu sebagai bahan dalam industri maupun pembangunan, pohon yang rindang digunakan sebagai peneduh. Sedangkan buahnya yang berkulit hitam disebut memiliki khasiat. Mulai dari masalah pada pada mulut seperti sariawan dan gusi berdarah hingga sebagai anti kolesterol. Bahkan juga digunakan sebagai ramuan tradisional. Namun, hal ini perlu dilakukan penelitian lebih lanjut supaya mengetahui keakuratannya.

4. Buah asam kranji mengandung nutrisi

Daging buah asam keranji berwarna oranye yang bernutrisi (commons.wikimedia.org/Monkeyfuzz)

Diketahui dari manfaat buah asam kranji, tentunya tidak terlepas dari kandungan nutrisi yang ada didalamnya. Dilansir Jurnal Sains dan Aplikasi, salah satu yang paling umum terdapat kandungan vitamin C. Hal ini dapat dilihat dari rasa yang asam pada daging buah yang berwarna oranye tersebut. Peran vitamin C ini dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, disebut kaya akan antioksidan dengan beberapa kandungan seperti polifenol, flavonoid, tanin, saponin dan asam amino. Tentunya bukan hanya ada di buah, beberapa kandungan fitokimia juga terdapat pada bagian daun. Tidak tertinggal pula kandungan mineral yang turut berperan penting. Seperti zat besi yang berguna untuk produksi sel darah merah, juga magnesium, kalsium dan kalium. Namun, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan kadar dari masing-masing nutrisi maupun senyawa lain yang ada dalam buah atau bagian lainnya.

5. Pohon asam kranji yang mulai langka

Tanaman pohon yang mulai langka (commons.wikimedia.org/Pranav Chandra Bose)

Tanaman asam keranji memiliki banyak manfaat, namun karena hal ini juga bisa menjadi salah satu ancaman bagi populasinya. Seperti penebangan pohonnya untuk diambil kayu yang dijadikan berbagai bahan bangunan atau membuat furnitur. Terutama penebangan liar yang tidak disertai adanya tanggung jawab. Selain itu, alih fungsi lahan hutan menjadi area perkebunan atau pemukiman juga menjadi salah satu penyebabnya.

Dengan demikian, tanaman asam keranji yang dapat memberikan manfaat harus diimbangi dengan pelestariannya. Hal ini berkaitan dengan pertumbuhan yang lambat bahkan dalam siklus menghasilkan buah butuh waktu cukup lama. Maka, perlu penanaman kembali maupun budidaya agar populasi tetap terjaga. Selain itu, mengenai khasiat atau kandungan nutrisi perlu dilakukan kajian lebih spesifik. Supaya diperoleh kepastian akan kegunaannya dalam dunia medis. Semoga bermanfaat!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article