Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Fakta Unik Common Pochard, Bebek Gesit yang Ahli Menyelam
common pochard (commons.wikimedia.org/Alexis Lours)
  • Common pochard adalah bebek air berukuran sedang dari Eropa hingga Asia; jantan memiliki perpaduan warna mencolok pada musim dingin dan semi, sedangkan betina dominan cokelat-abu-abu.
  • Spesies ini cenderung pendiam, bersuara terutama saat musim kawin, hidup berkelompok pada musim dingin, dan mampu terbang hingga 86 km/jam.
  • Sebagai bebek penyelam, common pochard mencari biji, ikan kecil, moluska, dan invertebrata hingga kedalaman 3 meter serta bermigrasi dari wilayah berkembang biak di Eropa.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semua orang pasti sudah mengenal bebek, yaitu burung air kecil yang kerap diternak dan rasa dagingnya lezat. Namun, tahukah kamu kalau ada banyak spesies bebek liar yang sangat unik, menarik, dan punya warna tubuh mencolok? Nah, salah satu di antaranya adalah Aythya ferina atau common pochard.

Common pochard sendiri merupakan bebek air berwarna cokelat yang menghuni wilayah Eropa hingga Asia. Ia merupakan hewan migrasi dengan kecepatan terbang yang tinggi dan sering terlihat berenang di permukaan air. Mau tahu lebih dalam tentang kehidupan dan berbagai fakta unik common pochard? Cari tahu di bawah ini, yuk.

1. Common pochard adalah bebek berukuran sedang

common pochard (commons.wikimedia.org/Alexis Lours)

Jika melihat ukurannya, common pochard merupakan spesies bebek air berukuran sedang. Laman RSPB menjelaskan bahwa common pochard punya panjang 46 centimeter, bobot 930 gram, dan bentang sayap sekitar 77 centimeter. Individu jantan juga punya warna yang unik, yaitu perpaduan antara cokelat, merah, hitam, abu-abu, dan putih. Menariknya, perpaduan warna tersbut hanya nampak pada musim dingin dan semi. Sementara itu, individu betina hanya memiliki dua perpaduan warna, yaitu cokelat dan abu-abu, membuatnya sulit dibedakan dari spesies lain.

2. Common pochard termasuk hewan pendiam

common pochard (commons.wikimedia.org/Alexis Lours)

hLaman Avibase menerangkan bahwa common pochard sejatinya merupakan hewan yang pendiam. Tak seperti bebek lain yang berisik dan sering bersuara tiap saat, common pochard lebih sering mengeluarkan suaranya ketika musim kawin. Dalam hal ini, individu jantan akan mengeluarkan siulan bernada halus. Kemudian, individu betina akan membalasnya dengan geraman halus. Di sisi lain, anakan common pochard bisa mengeluarkan suara pendek bernada tinggi yang digunakan untuk memanggil induknya. Ketika merasa terancam, anakan bebek ini juga bisa mengeluarkan suara bernada tinggi.

3. Kecepatan terbangnya mencapai 86 km/jam

common pochard (commons.wikimedia.org/Alexis Lours)

Common pochard merupakan spesies gregarious yang sering berkumpul atau membentuk kelompok besar, khususnya di musim dingin. Laman Animalia juga mengungkap fakta bahwa common pochard bisa berkumpul, berinteraksi, dan bergerombol bersama spesies bebek lain tanpa berkonflik. Di balik ukurannya yang tidak terlalu besar, common pochard juga termasuk penerbang yang andal, lho. Tercatat, kecepatan terbang maksimalnya bisa mencapai 86 km/jam, membuat unggas ini bisa berpindah tempat dan kabur dari predator dengan cepat.

4. Mencari makanan dengan cara menyelam ke dalam air

common pochard (commons.wikimedia.org/Alexis Lours)

Common pochard merupakan spesies diving duck atau bebek penyelam. Sesuai namanya, ia merupakan hewan yang sering berenang di perairan dan punya kemampuan menyelam yang baik. Dikutip BirdLife International, unggas ini bisa menyelam hingga kedalaman 3 meter dalam rangka mencari makanan. Makanannya sendiri beragam, mulai dari biji-bijian, ikan kecil, moluska, hingga invertebrata. Menariknya, di banyak kesempatan common pochard akan mencari makan di satu daerah yang sama dengan beberapa spesies angsa seperti angsa tundra dan whooper swan.

5. Common pochard bisa bermigrasi ke berbagai daerah

common pochard (commons.wikimedia.org/Alexis Lours)

Layaknya spesies bebek lain, common pochard termasuk hewan migrasi. Laman iNaturalist menerangkan bahwa bebek ini akan bereproduksi di wilayah Eropa, tepatnya di daerah Paleartik. Saat musim dingin tiba, common pochard akan bermigrasi ke Eropa selatan dan barat. Di beberapa kesempatan common pochard juga bisa mengembara ke banyak daerah seperti Amerika Utara, Amerika Selatan, Afrika Utara, Timur Tengah, Asia Selatan, Asia Tengah, hingga Asia Timur.

Itulah berbagai fakta unik common pochard, yaitu bebek penyelam yang bisa mengembara hingga berbagai daerah. Berbagai fakta tersebut menjadi indikasi bahwa common pochard adalah hewan dengan kemampuan adaptasi yang luas biasa. Pasalnya, ia bisa hidup di berbagai daerah dengan iklim yang berbeda, mampu hidup berdampingan dengan spesies burung lain, bahkan punya banyak variasi makanan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article