5 Keunikan Burung Seriema, Pemburu Reptil yang Memiliki Tendangan Kuat

- Seriema, burung darat Amerika Selatan setinggi 75–90 sentimeter, memiliki kaki merah jingga panjang, jambul di pangkal paruh, mampu berlari sekitar 40 km/jam, dan jarang terbang.
- Makanannya mencakup reptil, mamalia kecil, burung, vertebrata kecil, biji, dan buah; seriema menangkap mangsa seperti ular atau kadal lalu menghancurkan atau membantingnya sebelum dimakan.
- Kaki seriema berperan dalam berburu serta pertarungan antarpejantan melalui tendangan, sementara pekikan bernada tinggi digunakan untuk komunikasi teritorial dan duet dengan pasangan.
Burung seriema merupakan burung darat yang berasal dari Amerika Selatan dan dikenal dengan nama ilmiah Cariama cristata. Burung ini memiliki tubuh tinggi, kaki panjang berwarna kemerahan, serta jambul bulu yang tumbuh di sekitar pangkal paruh. Meski mampu terbang, seriema lebih banyak menghabiskan waktu di permukaan tanah sambil berjalan mencari makanan.
Seriema menarik perhatian karena cara berburu yang berbeda dari banyak burung pemangsa lain. Mangsa seperti kadal dan ular tidak hanya ditangkap menggunakan paruh, tetapi juga dapat dibanting ke tanah atau permukaan keras sebelum dimakan. Berikut sejumlah keunikan seriema yang membuat burung ini memiliki cara hidup dan berburu yang khas.
1. Memiliki kaki panjang untuk kehidupan di darat

Burung seriema (commons.wikimedia.org/Milermachado) Seriema merupakan burung berukuran besar dengan tinggi sekitar 75 hingga 90 sentimeter. Menurut Toronto Zoo, tubuhnya berwarna abu-abu kecokelatan, sedangkan kaki merah jingga menjadi ciri yang mudah dikenali. Burung ini juga memiliki jambul berupa bulu kaku di sekitar pangkal paruh.
Kaki panjang seriema mendukung kebiasaannya bergerak di permukaan tanah untuk mencari mangsa. Melansir Gdański Ogród Zoologiczny, burung ini berjalan perlahan sambil mengamati semak dan rerumputan untuk menemukan makanan. Seriema juga mampu berlari hingga sekitar 40 kilometer per jam dan biasanya baru terbang ketika tidak dapat menghindari predator.
2. Reptil menjadi salah satu mangsa utamanya

Burung seriema (commons.wikimedia.org/DickDaniels) Seriema memakan berbagai hewan kecil, termasuk reptil. Menurut The Peregrine Fund, makanannya meliputi mamalia kecil, reptil, dan burung, sedangkan Gdański Ogród Zoologiczny mencatat kadal dan ular sebagai bagian dari makanannya. Selain hewan tersebut, seriema juga mengonsumsi vertebrata kecil, biji, dan buah sebagai bagian dari pola makannya.
CONICET mencatat pengamatan seriema yang memangsa ular karang Micrurus f. pyrrhocryptus di Provinsi Córdoba, Argentina. Dalam pengamatan tersebut, seriema menangkap ular pada bagian kepala dan kemudian menghancurkannya menggunakan paruh. Setelah itu, tubuh ular diayunkan dan dibanting ke tanah sebelum akhirnya dimakan.
3. Menggunakan kaki untuk menangani mangsa

Burung seriema (commons.wikimedia.org/Giles Laurent) Seriema tidak hanya mengandalkan paruh saat menangkap dan menangani mangsa. Menurut The Peregrine Fund, burung ini dapat menggunakan kakinya dalam aktivitas berburu dan menangani hewan yang ditangkap. Kaki seriema yang panjang mendukung kebiasaannya mencari makanan dan bergerak aktif di permukaan tanah.
Selain untuk berburu, kaki seriema juga digunakan dalam interaksi dengan individu lain. Pejantan yang bersaing dapat saling menyerang menggunakan tendangan, sehingga kaki memiliki fungsi lain selain membantu aktivitas berburu. Perilaku tersebut menunjukkan bahwa kaki menjadi salah satu bagian tubuh yang penting dalam aktivitas seriema.
4. Kakinya digunakan untuk menyerang sesama seriema

Burung seriema (commons.wikimedia.org/Jairmoreirafotografia) Kekuatan kaki seriema tidak hanya berguna ketika bergerak di habitat terbuka. The Peregrine Fund mencatat bahwa pertarungan antara pejantan yang bersaing pernah diamati dan terutama melibatkan tendangan satu sama lain. Perilaku tersebut menunjukkan bahwa kaki seriema juga digunakan dalam interaksi agresif antarindividu.
Tendangan menjadi salah satu perilaku yang terlihat ketika seriema menghadapi individu lain. Kaki panjang dan kuat yang menjadi ciri tubuhnya juga mendukung aktivitas seriema sebagai burung yang banyak bergerak di darat. Dengan demikian, kaki seriema memiliki fungsi selain membantu burung ini berpindah tempat.
5. Memiliki suara keras yang terdengar dari jauh

Burung seriema (unsplash.com/Raimund Schlager) Seriema dikenal memiliki suara yang keras dan bernada tinggi. Menurut The Peregrine Fund, burung ini bersifat teritorial dan sering bersuara pada pagi hari, bahkan dapat melakukan duet dengan pasangannya. Suara tersebut berupa rangkaian pekikan bernada tinggi yang menjadi bagian dari perilaku komunikasi seriema.
Seriema juga menggunakan suaranya untuk merespons pasangan lain yang berada di wilayah terdekat. Ketika satu pasangan mulai bersuara, seriema di wilayah sekitar dapat memberikan respons dengan suara serupa. Perilaku tersebut membuat komunikasi vokal menjadi salah satu ciri khas seriema.
Seriema memiliki sejumlah ciri khas, seperti kaki panjang, suara keras, dan kebiasaan memangsa reptil. Burung ini juga menggunakan cara unik saat berburu, yaitu membanting mangsa ke permukaan keras sebelum dimakan. Berbagai ciri tersebut membuat seriema menjadi salah satu burung darat yang memiliki perilaku unik.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)





![[QUIZ] Pilih Lukisan Ini, Kami Tebak Kepribadianmu Alpha, Beta, atau Omega](https://image.idntimes.com/post/20250421/pexels-mikegles-30489641-5c4ec660248908e4a47ec88518a7b4c9-34b0e0336ca6850c474ecaf83728c913.jpg)
















