Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Spesies Ikan Kerapu Terbesar, Predator Lautan Pesaing Hiu
kerapu hitam (commons.wikimedia.org/RobertoCostaPinto)
  • Kerapu atlantik dan kerapu queensland menjadi yang terbesar, dengan ukuran maksimal masing-masing 2,5 meter/363 kilogram dan 2,7 meter/400 kilogram, serta berperan sebagai predator kuat.
  • Kerapu nassau berstatus sangat terancam akibat kerusakan habitat dan perburuan, sementara kerapu atlantik juga terus menurun; kerapu queensland berukuran lebih dari 1,2 meter dilindungi.
  • Kerapu harimau dan kerapu hitam menghuni area karang, memangsa biota laut, dan bersama spesies besar lain membantu mengendalikan populasi ikan demi menjaga keseimbangan ekosistem.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Secara umum, penyebutan grouper atau ikan kerapu merujuk pada ikan laut yang berasal dari famili Epinephelidae. Ikan kerapu sendiri merupakan ikan berukuran besar, punya badan yang gemuk, sering ditemukan di area karang, dan menjadi salah satu komoditas pangan paling populer di dunia. Nah, beberapa spesies kerapu juga menyandang sebagai spesies terbesar.

Contohnya, kerapu atlantik punya bobot maksimal di angka 363 kilogram. Kemudian, ada juga kerapu harimau yang panjang tubuhnya bisa mencapai 1 meter. Tak mau kalah, kerapu hitam mampu tumbuh hingga bobotnya mencapai 160 kilogram. Nah, apa kamu sudah mengenal ikan-ikan tersebut? Jika belum, maka kamu wajib menyimak pembahasan berikut.

1. Kerapu atlantik

kerapu atlantik (commons.wikimedia.org/LASZLO ILYES)

Sebagai salah satu spesies terbesar, Epinephelus itajara atau kerapu atlantik punya panjang maksimal 2.5 meter dan bobot mencapai 363 kilogram. Selain besar, ia juga menjadi salah satu predator puncak di habitatnya. Bayangkan saja, ia bisa memangsa krustasea, ikan, bahkan hiu berukuran kecil. Nah, keganasannya tersebut didukung oleh kekuatan gigitan yang besar dan gigi yang sangat tajam.

Dilansir Smithsonian Tropical Research Institute, ikan ini mampu menyelam hingga kedalaman 100 meter. Soal penyebaran, ikan ini bisa ditemukan di wilayah Florida, Meksiko, Laut Karibia, hingga Brazil. Hewan ini juga memiliki usia yang panjang, bahkan mencapai 37 tahun. Sayangnya, populasi kerapu atlantik terus menurun akibat kerusakan habitat, polusi, dan perburuan yang tidak terkendali.

2. Kerapu queensland

kerapu queensland (commons.wikimedia.org/The Cosmonaut)

Dilansir Atlas of Living Australia, Epinephelus lanceolatus atau kerapu queensland punya panjang 2.7 meter dan bobot yang mencapai 400 kilogram. Sayangnya, individu sebesar itu jarang ditemukan dan panjang rata-ratanya hanya sekitar 1.8 meter. Ia juga sangat ganas, bahkan ikan ini mampu bersaing dengan ikan predator lain seperti barakuda dan ikan hiu.

Di alam liar, kerpau queensland bisa memangsa krustasea dan ikan. Walaupun bernama kerapu queensland, namun penyebaran hewan ini lebih luas karena mencakup perairan Australia, India, Laut Merah, hingga perairan Jepang. Kerapu queensland merupakan spesies yang penting karena sering ditangkap dan dijual. Uniknya, individu dengan panjang lebih dari 1.2 termasuk hewan yang dilindungi.

3. Kerapu nassau

kerapu nassau (commons.wikimedia.org/q phia)

Dikutip Florida Museum, Epinephelus striatus atau kerapu nassau punya panjang maksimal 1 meter dan bobot sekitar 22.7 kilogram. Ia cukup mencolok dengan badan yang memanjang dan perpaduan warna hitam dan corak putih di tubuhnya. Nah, perpaduan warna dan corak tersebut digunakan ikan ini untuk bersembunyi dan berkamuflase, entah itu di karang, dasar perairan, atau di dalam gua.

Sayangnya, kerapu nassau termasuk hewan yang terancam punah dan dilindungi. Tercatat, ia masuk ke kategori critically endangered atau sangat terancam. Secara spesifik, kerusakan habitat dan perburuan liar menjadi ancaman utama bagi eksistensi ikan ini. Gak cuma itu, penyebarannya juga tak terlalu luas karena ikan ini hanya menghuni perairan Florida, Laut Merah, Laut Karibia, dan sebagian wilayah Amerika Selatan.

4. Kerapu harimau

kerapu harimau (commons.wikimedia.org/Albert kok)

Seperti namanya, Mycteroperca tigris atau kerapu harimau punya tubuh yang dihiasi corak garis. Dalam hal ini, tubuhnya diselimuti corak garis berwarna putih, corak bercak putih, dan tubuh dengan warna dasar jingga atau kecokelatan. Lebih lanjut, laman Animalia menerangkan kalau panjang ikan ini sekitar 1 meter dan bobotnya mencapai 40 kilogram. Badannya sendiri memanjang dan giginya sangat tajam.

Andalkan gigi tajam tersebut, ikan ini mampu memakan berbagai biota laut seperti krustasea, moluska, hingga ikan kecil yang berkeliaran di karang. Kerapu harimau merupakan hewan soliter yang hidup menyendiri. Namun, saat musim kawin tiba ia bisa berkelompok di area karang. Populasinya juga masih melimpah dan ia bukan termasuk hewan terancam punah.

5. Kerapu hitam

kerapu hitam (commons.wikimedia.org/Jarek Tuszyński)

Ikan dengan nama ilmiah Mycteroperca bonaci ini punya ukuran yang bervariasi. Dilansir iNaturalist, panjangnya sekitar 0.7 hingga 1.2 meter dan bobotnya sekitar 100 kilogram. Gak cuma berwarna hitam, beberapa corak tutul dan garis putih juga terlihat di tubuh hewan ini. Nah, perpaduan corak dan warna tersebut terlihat kontras dan membuatnya mudah dibedakan dari spesies lain.

Biasanya, kerapu hitam kerap terlihat di kedalaman sekitar 10 - 30 meter. Area karang, dasar laut berpasir, dan daerah berbatu jadi habitat kesukaannya. Makanannya juga tak beda jauh dari spesies kerapu lain, yaitu ikan berukuran kecil hingga sedang seperti ikan kakap dan herring. Walau besar, kerapu hitam juga menjadi santapan bagi ikan lain, khususnya barakuda, hiu martil, dan hiu pasir.

Andalkan ukuran besar, ikan kerapu bisa memakan apapun dan tak takut dengan hewan lain. Karena hal tersebut, ikan kerapu mampu berdiri di puncak rantai makanan. Sebagai predator, ikan kerapu berperan sebagai pengendali populasi ikan lain. Jika kerapu berukuran besar punah, maka populasi ikan kecil akan membludak dan keseimbangan ekosistem bisa terganggu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article