Asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bisa membubung tinggi ke langit dan menyebar hingga melintasi batas negara. Dalam kondisi tertentu, asap bahkan dapat mencapai ketinggian belasan kilometer di atas permukaan Bumi. Dari bawah, asap mungkin hanya terlihat seperti gumpalan kelabu yang menutupi langit, tetapi di atmosfer, partikel-partikel kecilnya bisa menempuh perjalanan yang jauh.
Sebagian partikel ini terbawa angin, sementara sebagian lainnya bertahan di udara selama berhari-hari hingga berminggu-minggu. Fenomena ini membuat asap karhutla bukan sekadar persoalan di permukaan Bumi, melainkan juga bagian dari dinamika atmosfer yang lebih luas. Namun, seberapa jauh sebenarnya asap karhutla bisa terbang dan mungkinkah ia menembus ruang angkasa? Cari tahu jawabannya di bawah ini, yuk!
