Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Apakah Kecoak Aman Dimakan? Begini Penjelasan dan Faktanya

Apakah Kecoak Aman Dimakan? Begini Penjelasan dan Faktanya
kecoak (inaturalist.org/Cory Butterfield)
Intinya Sih
  • Kecoak liar umumnya tidak aman dimakan karena hidup di lingkungan kotor dan berisiko membawa bakteri serta patogen.
  • Kecoak ternak tertentu dapat dikonsumsi bila dibudidayakan bersih; tubuhnya mengandung protein, serat, mineral, dan karbohidrat.
  • Mengonsumsi kecoak liar dapat memicu alergi, asma, keracunan, sakit perut, infeksi, disentri, batuk, hingga demam; jenis yang disebut aman termasuk madagaskar dan dubia.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kecoak merupakan salah satu serangga yang dianggap sebagai hewan menjijikan bagi banyak orang. Sebab, ia sering hinggap di benda kotor, hidup di selokan, bisa menyebarkan penyakit, dan mampu mengeluarkan bau tak sedap. Namun, kecoak tetaplah serangga dan secara teori hewan tersebut bisa dimakan oleh manusia.

Namun, apakah kecoak aman dimakan oleh manusia? Jika bisa dimakan, bagaimana rasanya dan apakah serangga tersebut memiliki kandungan gizi? Misal tak bisa dimakan, apakah kecoak memiliki efek buruk terhadap tubuh manusia? Temukan semua jawabannya di bawah ini, yuk.

1. Apakah kecoak aman dimakan?

kecoak
kecoak (commons.wikimedia.org/Tiia Monto)

Berbagai sumber menjelaskan bahwa secara umum kecoak tidak aman untuk dimakan. Pasalnya, kebanyakan kecoak hidup di daerah kotor seperti selokan, tempat sampah, hingga wilayah yang terbengkalai. Kecoak juga merupakan pemakan bangkai dan barang-barang yang sudah membusuk seperti tanaman mati. Jika memakannya sembarangan, kamu bisa terinfeksi bakteri dan patogen.

Namun, ada beberapa pengecualian di mana kamu bisa memakan kecoak. Dalam hal ini, kecoak yang tergolong aman untuk dimakan adalah kecoak ternak. Praktik ternak dan memakan kecoak cukup umum dilakukan, khususnya di negara Asia seperti China, Thailand, dan Kamboja. Kecoak yang diternak hidup di tempat bersih, memakan makanan yang sehat, dan aman dari bakteri.

2. Apakah kecoak bergizi?

kecoak
kecoak (commons.wikimedia.org/rdoroshenko)

Tak hanya bakteri dan patogen, ternyata kecoak juga mengandung banyak gizi di dalam tubuhnya, lho. Artikel di jurnal Asian Food Science Journal menerangkan bahwa beberapa kandungan gizi di dalam tubuh kecoak adalah protein, serat, zinc, besi, magnesium, potassium, kalsium, hingga karbohidrat. Kandungan tersebut serupa dengan beberapa jenis krustasea seperti udang, kepiting, dan lobster. Kandungan gizi berlimpah tersebut merupakan hasil dari kemampuan kecoak yang mampu mengubah makanannya menjadi protein hewani dengan sangat efektif.

3. Risiko mengonsumsi kecoak

kecoak
kecoak (commons.wikimedia.org/gailhampshire)

Jika mengonsumsi kecoak ternakan sebenarnya kamu tak akan mendapat efek apapun. Sebab, kecoak ternakan sudah bersih dan steril dari segala zat atau bakteri berbahaya. Namun, hal yang berbeda akan terjadi jika kamu memakan kecoak liar atau kecoak yang hidup di tempat kotor.

Laman Greencare menjelaskan bahwa kecoak bisa menyebabkan beberapa komplikasi seperti asma, alergi, hingga keracunan. Bakteri dan patogen yang bersarang di tubuh kecoak juga sangat berbahaya serta bisa masuk ke dalam tubuh. Efek dari bakteri dan patogen tersebut juga sangat beragam, mulai dari sakit perut, infeksi, dysentry, batuk-batuk, hingga demam.

4. Jenis kecoak yang bisa dimakan

kecoak
kecoak (commons.wikimedia.org/steve lodefink)

Tak semua jenis kecoak bisa dimakan, sebaliknya hanya segelintir yang aman. Dilansir ENTOVEGAN kecoak madagaskar (Gromphadorhina portentosa) merupakan salah satu jenis kecoak yang aman untuk dimakan. Ia tidak agresif, hanya memakan tanaman, dan tidak menjijikan seperti kecoak biasa. Ada juga kecoak dubia (Blaptica dubia) yang populer sebagai makanan manusia dan hewan peliharaan. Di sisi lain, kecoak yang sering kamu lihat seperti kecoak amerika (Periplaneta americana) tak bisa dimakan dan berbahaya bagi tubuh.

Apakah kecoak aman dimakan oleh manusia? Jawabannya tergantung, yaitu tergantung spesies dan bagaimana kamu mendapatnya kecoaknya. Karena itu, untuk cari aman sebaiknya kamu jangan mencoba untuk memakan kecoak. Jika ingin mencoba makanan ekstrem masih ada jenis serangga lain yang lebih aman seperti jangkrik atau belalang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More