ilustrasi kebakaran hutan (pexels.com/Engin Akyurt)
Batang yang menghitam tidak bisa dijadikan satu-satunya patokan untuk menilai kondisi pohon setelah kebakaran. Ada pohon yang masih mampu menumbuhkan daun baru meskipun sebagian besar kulit batangnya hangus, tetapi ada pula yang tampak utuh di bagian luar padahal jaringan di dalamnya sudah rusak. Karena itu, kondisi pohon perlu diperiksa melalui beberapa tanda yang menunjukkan apakah jaringan hidupnya masih berfungsi.
Salah satu hal yang bisa diamati adalah perubahan pada tunas, daun, ranting, dan pangkal batang. Tanda-tanda tersebut dapat membantu memberikan gambaran awal tentang tingkat kerusakan yang dialami pohon. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menilai kondisinya.
Munculnya tunas atau daun baru. Tunas yang terus tumbuh dan menghasilkan daun sehat menjadi petunjuk bahwa bagian tertentu dari pohon masih hidup. Namun, kemunculan tunas belum menjamin seluruh bagian pohon selamat dari kerusakan.
Kondisi ranting dan cabang. Ranting yang kering, rapuh, dan tidak lagi menghasilkan tunas mungkin telah mati akibat paparan panas. Meski begitu, kematian beberapa cabang tidak selalu berarti seluruh pohon mengalami kondisi serupa.
Kerusakan pada pangkal batang. Area yang terbakar di dalam, rongga besar, atau luka yang melingkari batang dapat meningkatkan risiko kematian pada pohon. Kerusakan tersebut juga berpotensi mengurangi kekuatan batang sehingga pohon lebih mudah patah atau tumbang.
Perkembangan pohon setelah kebakaran. Perubahan kondisi dalam beberapa minggu atau bulan berikutnya dapat memberikan petunjuk tambahan mengenai peluang pemulihan. Tunas yang terus berkembang menunjukkan adanya pertumbuhan, sedangkan tunas yang mengering atau berhenti tumbuh dapat menandakan bahwa pohon masih mengalami tekanan.
Meski tanda-tanda tersebut bisa diamati secara langsung, kondisi pohon tidak selalu dapat dipastikan hanya dari penampilan luarnya. Kerusakan pada kambium, akar, atau jaringan pengangkut mungkin tidak terlihat jelas tanpa pemeriksaan lebih lanjut. Pohon yang masih mengeluarkan daun pun dapat mengalami kerusakan struktural yang serius. Untuk mendapatkan penilaian yang lebih akurat, pemeriksaan dapat dilakukan oleh ahli kehutanan atau arboris dengan mempertimbangkan kondisi tajuk, kulit kayu, jaringan batang, dan akar.
Jadi, kalau melihat pohon dengan batang menghitam setelah kebakaran, jangan buru-buru menganggapnya sudah mati. Di balik kulit kayu yang hangus, bisa saja masih ada jaringan hidup yang memungkinkan pohon menumbuhkan tunas dan daun baru. Meski begitu, kemampuan setiap pohon untuk pulih berbeda-beda, tergantung tingkat kerusakan dan ketahanannya terhadap api. Lantas, apakah pohon yang terlihat gosong masih bisa tumbuh kembali? Jawabannya bisa kamu lihat dari kondisi jaringan dan perubahan yang terjadi pada pohon setelah kebakaran.